Rabu 27 Oktober 2021, 09:24 WIB

Sambung Missing Link di Aceh Tengah, BPJN Aceh Bangun Jalan Geumpang–Pameu 

mediaindonesia.com | Ekonomi
Sambung Missing Link di Aceh Tengah, BPJN Aceh Bangun Jalan Geumpang–Pameu 

Ist/PUPR
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh membangun Jalan Geumpang–Pameu sepanjang 59,6 km.

 

DALAM rangka menyambung missing link pada ruas jalan nasional di lintas tengah Provinsi Aceh, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh membangun Jalan Geumpang – Pameu sepanjang 59,6 km.

Pembangunan jalan ini selain untuk membuka akses bagi beberapa desa yang terisolir, juga dapat memperpendek jarak tempuh dari Kabupaten Pidie ke Kabupaten Aceh Tengah.

“Saat ini jarak tempuh dari Kabupaten Pidie ke Kabupaten Aceh Tengah harus memutar melalui lintas tengah sejauh kurang lebih 345 km. Dengan adanya pembangunan jalan Geumpang – Pameu, jarak tempuh menjadi 59,6 km. Jadi, jalan ini dapat memperpendek jarak 285,4 km,” ujar Elvi Roza, Kepala BPJN Aceh.

Elvi menambahkan pembangunan jalan Geumpang – Pameu ini merupakan Proyek Strategis Nasional yang merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Daerah.

Pembangunan jalan yang berada pada kawasan hutan lindung telah mendapat Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang merupakan bentuk dukungan dari Pemerintah Daerah.

“Dalam membangun jalan, kami tetap mengedepankan asas keserasian, keselarasan, dan keseimbangan dengan tidak mengganggu fungsi pokok kawasan hutan. Pengujian mutu lingkungan juga dilakukan pada awal, tengah, dan akhir pelaksanaan pekerjaan untuk penanganan dampak kegiatan jalan dalam pengelolaan lingkungan di kawasan hutan,” terangnya.

Kepala BPJN Aceh mengakui bahwa terdapat beberapa tantangan yang dihadapi dalam pembangunan Jalan Geumpang – Pameu, antara lain faktor cuaca ekstrem yang kerapkali terjadi karena letak lokasi pembangunan berada di dataran tinggi sehingga intensitas curah hujan juga tinggi.

Tantangan lain yang dihadapi adalah saat melakukan mobilisasi material ke lokasi pembangunan yang cukup jauh. 

Namun ia menyatakan bahwa hal tersebut tidak mengganggu target yang telah ditentukan, yakni pada akhir tahun 2021 pembangunan Jalan Geumpang – Pameu sepanjang 56,9 km sudah akan terbuka dengan badan jalan timbunan pilihan selebar 8 meter. 

“Pembangunan jalan ini diharapkan dapat membuka aksesibilitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Harapannya, masyarakat sekitar dapat memperoleh fasilitas kehidupan yang lebih lengkap dan berkualitas,” pungkas Elvi. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara/Hafidz Mubarak A

Presidensi G20, Wamenlu: Indonesia Bisa Jembatani Berbagai Perbedaan Kepentingan 

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 02 Desember 2021, 22:03 WIB
"Indonesia yang memiliki politik luar negeri bebas aktif dan kemampuan Bapak Presiden (Joko Widodo) untuk menjembatani karena memiliki...
Dok. Pribadi

Perkuat Pesan Presidensi G20 Indonesia, Portsal g20.org Diluncurkan 

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 22:00 WIB
“Kita harapkan betul pesan kunci dari Presidensi Indonesia, yaitu Recover Together, Recover Stronger, itu bisa diamplifikasi dengan...
Ilustrasi

Sambut 2022, Saatnya Move On dan Hindari Investasi Bodong 

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 02 Desember 2021, 20:59 WIB
Menurut data OJK, praktik-praktik investasi bodong telah merugikan masyarakat Indonesia hingga Rp117,4 triliun dalam kurun waktu 10 tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya