Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) menyatakan belum menerima informasi langsung dari Kementerian BUMN soal opsi pailit akibat utang segunung maskapai yang mencapai Rp70 triliun. Kementerian itu berencana menggantikan flag carrier penerbangan nasional ke Pelita Air milik Pertamina.
Manajemen Garuda menyebut, sampai dengan saat ini perseroan terus melakukan langkah-langkah strategis akselerasi pemulihan kinerja dengan restrukturisasi.
"Fokus utama perbaikan fundamental kinerja perseroan, yakni penguatan basis performa finansial maupun fokus model bisnis dalam jangka panjang, melalui program restrukturisasi menyeluruh yang saat ini tengah kami rampungkan," kata manajemen Garuda di laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Rabu (20/10).
Upaya tersebut, katanya, diintensifkan melalui berbagai upaya langkah penunjang perbaikan kinerja khususnya dari aspek operasional penerbangan.
Maskapai nasional itu menyampaikan, diskusi yang dilakukan antara pemerintah melalui Kementerian BUMN sebagai pemegang saham pengendali dengan Garuda adalah berkaitan dengan rencana restrukturisasi yang akan dilaksanakan selaras dengan proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang tengah berjalan.
Baca juga : Pesawat Boleh Full Capacity, Penumpang Wajib Tes PCR Meski Telah Divaksin Penuh
"Proses restrukturisasi keuangan, yang didalamnya meliputi restrukturisasi utang yang dalam pelaksanaannya dibantu oleh beberapa konsultan pendamping, sampai dengan saat ini prosesnya masih terus berlanjut dan merupakan fokus utama perseroan," jelas Garuda.
Disamping itu, negosiasi dan komunikasi dengan para kreditur, diakui Garuda dilakukan secara berkesinambungan guna mencapai penyelesaian terbaik dan restrukturisasi yang optimal dalam memperbaiki kinerja perseroan yang terlilit utang.
Sebelumnya, Garuda mengungkapkan, agenda pembacaan putusan oleh hakim atas kasus PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta diundur. Gugatan itu diajukan maskapai penerbangan khusus kargo My Indo Airlines (MYIA). Awalnya, hasil sidang putusan PKPU diumumkan pada Kamis (14/10). Namun, ditunda hingga Kamis (21/10).
Pengajuan permohonan PKPU tersebut sehubungan dengan adanya kewajiban usaha Garuda kepada MYIA yang belum dapat terselesaikan atau menunggak pembayaran dalam kaitan kerja sama layanan penerbangan kargo yang dijalankan oleh kedua belah pihak.
Garuda mengalami kerugian sebesar US$2,5 miliar atau Rp36,2 triliun pada tahun lalu akibat pandemi. Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Sabtu (17/7), perusahaan itu membukukan pendapatan sebesar US$1,49 miliar, berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2020. Angka tersebut merosot tajam dibanding sebelum terdampak pandemi atau pada 2019 yang mencetak pendapatan US$4,57 miliar. (OL-2)
PEJABAT Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengungkapkan, pihaknya akan meningkatkan transparansi pasar modal.
Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, mengatakan BEI dijadwalkan kembali melakukan pertemuan lanjutan dengan MSCI pada 11 Februari 2026.
BEI angkat bicara terkait sejumlah perkara dugaan manipulasi dan kejahatan pasar modal atau dikenal praktik saham gorengan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk membahas rencana peningkatan porsi saham beredar (free float) 15%.
Peningkatan batas minimal free float saham menjadi 15% serta rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan bagian dari agenda reformasi pasar modal nasional.
Ia menyebut fenomena fear of missing out (FOMO) mendorong investor ramai-ramai masuk ke saham yang likuiditas dan fundamentalnya terbatas.
PRESIDEN Prabowo Subianto mendorong industri penerbangan nasional khususnya Garuda Indonesia agar tidak tertinggal dari pesatnya perkembangan teknologi global.
SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kepresidenan setiap kali melakukan kunjungan ke luar negeri.
Seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar operasional. Pilot dinilai mampu mengendalikan situasi hingga pesawat mendarat dengan aman di Sydney.
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny H Kairupan menegaskan tidak ada awak kabin yang mengalami cedera serius dalam insiden turbulensi penerbangan GA 712 rute Jakarta–Sydney.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Penyelamatan Garuda harus dimulai dari sektor operasional yang selama ini membebani keuangan. Proses pemulihan penuh membutuhkan waktu dua tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved