Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Istana Bantah Prabowo Gunakan Dua Pesawat Kepresidenan

M Ilham Ramadhan Avisena
03/2/2026 12:49
Istana Bantah Prabowo Gunakan Dua Pesawat Kepresidenan
Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan luar negeri(Antara Foto)

SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kepresidenan setiap kali melakukan kunjungan ke luar negeri. Klarifikasi itu disampaikan menyusul pertanyaan publik terkait pola perjalanan Prabowo dalam agenda internasional.

Teddy menjelaskan, sejak sebelum menjabat sebagai Presiden, Prabowo konsisten menggunakan pesawat milik pribadi untuk perjalanan luar negeri. Pola tersebut tetap berlanjut di awal masa jabatan Presiden, dengan penyesuaian sesuai aturan protokoler negara.

"Itu tidak benar. Pak Presiden (Prabowo), sejak sebelum menjabat sebagai presiden pun, selalu menggunakan pesawat perusahaan milik pribadi beliau," ujar Teddy kepada pewarta di Istana Kepresidenan, Selasa (3/2). 

Ia menambahkan, pada awal masa kepresidenan, perjalanan luar negeri Prabowo dilakukan dengan kombinasi pesawat pribadi dan satu pesawat TNI Angkatan Udara. Pesawat TNI AU tersebut bukan pesawat kepresidenan, melainkan digunakan untuk mendukung kebutuhan pengamanan dan protokol. "Sebagai Presiden, bila ke luar negeri, di awal-awal, beliau (Prabowo) menggunakan pesawat perusahaan pribadi beliau plus satu pesawat TNI AU Boeing 737. Itu pun bukan pesawat kepresidenan," kata Teddy.

Menurutnya, keberadaan pesawat pendamping dalam perjalanan dinas Prabowo, untuk mengangkut unsur pengamanan dan pendukung sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Karena sesuai undang-undang, sesuai aturan, harus ada paspampres, harus ada protokol, ada tim dokter, ada tim Kementerian Luar Negeri, ada wartawan, dan sebagainya," terangnya. 

Namun, dalam satu tahun terakhir, Teddy menuturkan, Prabowo hanya menggunakan satu pesawat kepresidenan untuk perjalanan luar negeri jarak jauh, yakni pesawat maskapai nasional Garuda Indonesia.

"Faktanya, sejak sudah satu tahun ini, Presiden Prabowo ke luar negeri, jarak jauh, selalu menggunakan pesawat satu. Apa itu? Maskapai nasional, kebanggaan kita, Garuda Indonesia, Boeing 777," jelasnya. 

Penggunaan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 dinilai sekaligus sebagai simbol kebanggaan nasional. Presiden Prabowo, kata Teddy, ingin menunjukkan kapasitas Indonesia sebagai negara besar dengan maskapai nasional yang kuat.

"Kenapa? Karena kita memperlihatkan Indonesia negara besar, negara kuat, negara hebat. Kita punya maskapai besar, Pak Presiden mau menunjukkan itu," ujarnya.

Teddy juga memastikan tidak ada perlakuan khusus pada pesawat yang digunakan Presiden Prabowo. Konfigurasi kabin tetap standar tanpa modifikasi kepresidenan. "Pesawat 777 Garuda itu konfigurasinya masih seperti apa adanya. Tidak ada berubah, tidak ada khusus kepresidenan, VIP dan sebagainya. Masih sama," kata dia. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya