Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

ISNU Apresiasi Kebijakan Prabowo Tahan Harga BBM

Budi Ernanto
03/4/2026 11:50
ISNU Apresiasi Kebijakan Prabowo Tahan Harga BBM
ISNU.(DOK ISNU)

Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama atau Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama memberikan apresiasi terhadap kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang memilih menahan kenaikan harga bahan bakar minyak di tengah tekanan global.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya konkret pemerintah dalam melindungi masyarakat dari dampak fluktuasi harga energi dunia yang dipicu situasi geopolitik internasional.

Ketua Umum PP ISNU, Kamaruddin Amin, menilai kebijakan tersebut mencerminkan keberanian sekaligus strategi yang tepat dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Keputusan Presiden Prabowo menahan harga BBM adalah bukti nyata keberpihakan kepada rakyat. Ini bukan langkah mudah di tengah tekanan global, tetapi menunjukkan ketegasan dan keberanian kepemimpinan nasional,” ujar Prof. Kamaruddin dalam keterangannya.

Ia menilai, keputusan tersebut berkontribusi langsung terhadap terjaganya daya beli masyarakat. Selain itu, kebijakan ini juga dinilai mampu menahan tekanan inflasi serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan biaya distribusi.

Di sisi lain, Sekretaris Umum PP ISNU, Wardi Taufik, melihat kebijakan pemerintah tidak hanya berfokus pada kondisi jangka pendek. Menurutnya, langkah efisiensi energi yang didorong pemerintah menjadi bagian dari strategi yang lebih luas dalam menghadapi potensi krisis global.

“Pemerintah tidak hanya fokus pada kondisi saat ini, tetapi juga mulai memperkuat fondasi kemandirian energi nasional melalui pengendalian konsumsi dan optimalisasi anggaran serta produksi dalam negeri,” tambahnya.

Ia juga menilai bahwa kombinasi antara penahanan harga BBM, penguatan subsidi energi, serta perlindungan terhadap kelompok rentan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah tekanan global.

“Di tengah tekanan global, pemerintah hadir sebagai stabilisator. Kebijakan ini tidak hanya melindungi ekonomi nasional, tetapi juga menjaga ketenangan dan daya tahan sosial masyarakat,” kata Wardi.

Selain aspek ekonomi, PP ISNU juga menyoroti konsistensi kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap mengedepankan prinsip bebas aktif. Pemerintah dinilai mampu menjaga posisi Indonesia sebagai penyeimbang dalam dinamika geopolitik global.

“Kami melihat Indonesia tetap berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia tanpa terjebak dalam polarisasi geopolitik. Ini penting bagi posisi strategis Indonesia ke depan,” ujarnya.

Secara keseluruhan, PP ISNU menilai kepemimpinan Presiden Prabowo dalam menghadapi situasi global saat ini menunjukkan pendekatan yang terukur, dengan fokus utama pada kepentingan masyarakat serta stabilitas nasional. (I-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya