Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Indonesia dan Korea Selatan Sepakat Perluas Kemitraan Komprehensif Bidang Ekonomi

M Ilham Ramadhan Avisena
01/4/2026 15:46
Indonesia dan Korea Selatan Sepakat Perluas Kemitraan Komprehensif Bidang Ekonomi
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu (1/4).(Dok. Foto: Laily Rachev - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea Selatan Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Republik Korea Selatan, Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu (1/4). Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan kedua negara di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Prabowo menuturkan, kunjungan kenegaraan perdananya ke Republik Korea Selatan memiliki arti strategis, sekaligus mencerminkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemitraan yang telah terjalin erat selama ini.

"Bagi saya, kunjungan kenegaraan pertama ini sangat penting. Saya menganggap Korea Selatan sebagai sahabat dekat Indonesia dan saya ingin meningkatkan kerja sama ini," ujarnya dikutip dari siaran pers, Rabu (1/4). 

Prabowo juga menekankan, hubungan jangka panjang antarnegara tidak terlepas dari dinamika, termasuk potensi perbedaan pandangan. Namun demikian, keterbukaan dan kejujuran menjadi kunci dalam menjaga hubungan yang konstruktif.

Kepala Negara menegaskan, Indonesia dan Republik Korea memiliki kepentingan bersama yang kuat, khususnya sebagai negara di kawasan Pasifik dan sebagai negara dengan orientasi perdagangan. Menurut Prabowo, kedua negara memiliki potensi saling melengkapi dalam berbagai sektor strategis.

"Kita berdua adalah negara di Pasifik. Kita berdua adalah negara perdagangan. Kita membutuhkan hubungan yang baik untuk kesejahteraan ekonomi kedua negara kita, dan mungkin kita memiliki peran yang saling melengkapi," kata dia. 

Lebih lanjut, Prabowo menilai kemajuan pesat Republik Korea di bidang industri, sains, dan teknologi dapat bersinergi dengan kekuatan Indonesia yang memiliki sumber daya alam melimpah serta pasar yang besar. 

Selain aspek ekonomi, Prabowo juga menekankan pentingnya kerja sama dalam menjaga stabilitas dan perdamaian, terutama di tengah ketidakpastian global yang meningkat.

"Kunjungan kenegaraan saya ke sini berlangsung di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan bahaya. Oleh karena itu, hubungan antarnegara seperti Indonesia dan Republik Korea menjadi semakin penting," jelas Prabowo. 

Dalam konteks tersebut, ia menyampaikan harapannya untuk meningkatkan hubungan kemitraan strategis khusus antara Indonesia dan Republik Korea menjadi kemitraan yang lebih komprehensif. Prabowo turut mendorong agar para menteri dari kedua negara segera bekerja untuk merealisasikan peningkatan kerja sama tersebut.

"Marilah kita meminta para menteri kita untuk berupaya mewujudkan peran yang lebih tinggi ini," pungkas Prabowo. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya