Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KUALITAS produk hasil laut Indonesia terbukti mampu memikat buyers Eropa. Ini terlihat saat mengikuti The Conxemar International Frozen Seafood Fair ke-22 yang diselenggarakan pada 5—7 Oktober 2021 di Fundación Instituto Feiral de Vigo (IFEVI), Vigo, Spanyol.
Pada pameran dagang internasional tahunan itu hasil laut dan produk hasil laut meraup potensi transaksi sebesar USD 7,5 juta atau sekitar Rp 75,62 miliar.
“Perwakilan Perdagangan Indonesia di Spanyol, yaitu Atase Perdagangan Madrid bersama Indonesian Trade Promotion (ITPC) Barcelona gencar melakukan promosi perikanan Indonesia untuk menarik para buyers dunia, khususnya di kawasan Eropa. Terbukti dengan torehan potensi transaksi dalam pameran ini yang mencapai lebih dari USD 7,5 juta atau sekitar Rp 75,62 miliar,” kata Atase Perdagangan Madrid Novita Sari, Rabu (13/10).
Novita melanjutkan, produk yang paling diminati pada pameran ini antara lain tuna, gurita, sarden dan tuna kaleng, udang, daging kepiting, cumi, serta sotong.
“Diharapkan eksportir Indonesia dapat memenuhi permintaan tersebut dan tingginya biaya logistik saat ini tidak menjadi penghambat realisasi permintaan tersebut,” ujar Novita.
Sebanyak tujuh perusahaan ditampilkan di Paviliun Indonesia. Dari jumlah tersebut enam di antaranya berasal dari Indonesia dan satu perusahaan asal Spanyol. Perusahaan Indonesia terdiri atas PT Siger Jaya Abadi, CV Pasific Harvest, PT Nuansa Cipta Magello, PT Fresh On Time Seafood, dan PT Sekar Bumi Tbk. Sedangkan perusahaan Spanyol yaitu Trade Solutions Seafood, yang telah bermitra dengan perusahaan Indonesia sejak 1998.
Produk hasil laut unggulan Indonesia yang ditampilkan antara lain daging rajungan, kepiting dan sarden kalengan, cumi–cumi, kerapu filet, dan udang beku.
Baca juga : SKDU BI: Likuiditas Dunia Usaha Triwulan III-2021 Melambat
Menurut Novita, tercatat lebih dari 200 permintaan produk Indonesia selama pameran berlangsung. Permintaan tersebut berasal dari kawasan Eropa seperti Spanyol, Prancis, Portugal, Italia, dan Rusia, kawasan Amerika dan Amerika Latin, Afrika, serta Timur Tengah seperti Maroko, Algeria, dan Mauritius.
The Conxemar Fair merupakan pameran dagang internasional untuk hasil laut dan produk hasil laut yang dibekukan. Ajang ini mempertemukan produsen lokal, nasional, dan internasional terbaik serta dihadiri importir, eksportir, prosesor, produsen, distributor, dan industri pembantu lainnya. Pameran ini juga menjadi ajang pencarian referensi, berita, dan tren terbaru di sektor perikanan untuk beberapa waktu mendatang.
Pada periode Januari—Juli 2021, ekspor Indonesia ke Spanyol mencapai USD 1,26 miliar. Nilai ini menunjukkan kenaikan sebesar 41,32 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sedangkan pada Juli 2021, ekspor Indonesia ke Spanyol tercatat sebesar Rp 220,14 juta naik 10,94 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar USD 198,43 Juta.
Sementara pada periode Januari—Juli 2021 ekspor produk perikanan Indonesia dengan HS 03 ke Spanyol tercatat sebesar USD 9,33 juta atau naik 15,91 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode tersebut ekspor produk perikanan olahan ke Spanyol dengan HS 1604 tercatat sebesar USD 8,39 juta.
“Diharapkan melalui keikutsertaan Indonesia di ajang The Conxemar International Frozen Seafood Fair ke-22 ini dapat meningkatkan akses pasar produk perikanan Indonesia ke depannya, tidak hanya di kawasan Eropa khususnya Spanyol tapi juga ke seluruh dunia,” ungkap Novita. (OL-2)
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan regulasi baru untuk mempermudah layanan perizinan usaha di sektor perikanan.
DOSEN UGM mengomentari penarikan (recall) terhadap produk udang beku merek Great Value di AS yang diimpor dari perusahaan Indonesia karena mengandung radioaktif.
Mirkoplastik yang menempel di permukaan fitoplankton dapat menghalangi sinar matahari sehingga menghambat proses fotosintesis dan menurunkan kemampuan fitoplankton menyerap karbon.
PENELITIAN ilmiah terbaru menunjukkan bahwa rumput laut memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO2) jauh lebih cepat dibandingkan hutan daratan.
Sinergi ini bertujuan untuk mendukung agenda pemerintah dalam memberdayakan nelayan pesisir sekaligus membangun budaya keselamatan di laut yang lebih kokoh.
Puisi Aku Laut, Aku Ombak karya Iverdixon Tinungki menggambarkan laut sebagai bagian hidup yang dekat dengan manusia.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Larangan impor produk akuatik oleh Tiongkok merupakan pukulan telak bagi industri makanan laut Jepang, terutama ekspor kerang dan teripang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved