Rabu 13 Oktober 2021, 13:38 WIB

Pikat Buyers Eropa, Produk Laut Indonesia Raup Potensi Transaksi USD 7,5 Juta

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Pikat Buyers Eropa, Produk Laut Indonesia Raup Potensi Transaksi USD 7,5 Juta

Antara
Ilustrasi

 

KUALITAS  produk hasil laut Indonesia terbukti mampu memikat buyers Eropa. Ini terlihat saat mengikuti The Conxemar International Frozen Seafood Fair ke-22 yang diselenggarakan pada 5—7 Oktober 2021 di Fundación Instituto Feiral de Vigo (IFEVI), Vigo, Spanyol.

Pada pameran dagang internasional tahunan itu hasil laut dan produk hasil laut meraup potensi transaksi sebesar USD 7,5 juta atau sekitar Rp 75,62 miliar.

“Perwakilan Perdagangan Indonesia di Spanyol, yaitu Atase Perdagangan Madrid bersama Indonesian Trade Promotion (ITPC) Barcelona gencar melakukan promosi perikanan Indonesia untuk menarik para buyers dunia, khususnya di kawasan Eropa. Terbukti dengan torehan potensi transaksi dalam pameran ini yang mencapai lebih dari USD 7,5 juta atau sekitar Rp 75,62 miliar,” kata Atase Perdagangan Madrid Novita Sari, Rabu (13/10).

Novita melanjutkan, produk yang paling diminati pada pameran ini antara lain tuna, gurita, sarden dan tuna kaleng, udang, daging kepiting, cumi, serta sotong.

“Diharapkan eksportir Indonesia dapat memenuhi permintaan tersebut dan tingginya biaya logistik saat ini tidak menjadi penghambat realisasi permintaan tersebut,” ujar Novita.

Sebanyak tujuh perusahaan ditampilkan di Paviliun Indonesia. Dari jumlah tersebut enam di antaranya berasal dari Indonesia dan satu perusahaan asal Spanyol. Perusahaan Indonesia terdiri atas PT Siger Jaya Abadi, CV Pasific Harvest, PT Nuansa Cipta Magello, PT Fresh On Time Seafood, dan PT Sekar Bumi Tbk. Sedangkan perusahaan Spanyol yaitu Trade Solutions Seafood, yang telah bermitra dengan perusahaan Indonesia sejak 1998.

Produk hasil laut unggulan Indonesia yang ditampilkan antara lain daging rajungan, kepiting dan sarden kalengan, cumi–cumi, kerapu filet, dan udang beku.

Baca juga : SKDU BI: Likuiditas Dunia Usaha Triwulan III-2021 Melambat

Menurut Novita, tercatat lebih dari 200 permintaan produk Indonesia selama pameran berlangsung. Permintaan tersebut berasal dari kawasan Eropa seperti Spanyol, Prancis, Portugal, Italia, dan Rusia, kawasan Amerika dan Amerika Latin, Afrika, serta Timur Tengah seperti Maroko, Algeria, dan Mauritius.

The Conxemar Fair merupakan pameran dagang internasional untuk hasil laut dan produk hasil laut yang dibekukan. Ajang ini mempertemukan produsen lokal, nasional, dan internasional terbaik serta dihadiri importir, eksportir, prosesor, produsen, distributor, dan industri pembantu lainnya. Pameran ini juga menjadi ajang pencarian referensi, berita, dan tren terbaru di sektor perikanan untuk beberapa waktu mendatang.

Pada periode Januari—Juli 2021, ekspor Indonesia ke Spanyol mencapai USD 1,26 miliar. Nilai ini menunjukkan kenaikan sebesar 41,32 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedangkan pada Juli 2021, ekspor Indonesia ke Spanyol tercatat sebesar Rp 220,14 juta naik 10,94 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar USD 198,43 Juta.

Sementara pada periode Januari—Juli 2021 ekspor produk perikanan Indonesia dengan HS 03 ke Spanyol tercatat sebesar USD 9,33 juta atau naik 15,91 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode tersebut ekspor produk perikanan olahan ke Spanyol dengan HS 1604 tercatat sebesar USD 8,39 juta.

“Diharapkan melalui keikutsertaan Indonesia di ajang The Conxemar International Frozen Seafood Fair ke-22 ini dapat meningkatkan akses pasar produk perikanan Indonesia ke depannya, tidak hanya di kawasan Eropa khususnya Spanyol tapi juga ke seluruh dunia,” ungkap Novita. (OL-2)

 

Baca Juga

dok Yayasan Erick Tohir

Yayasan Erick Thohir Beri Dampak Perekonomian dengan Genjot Program Social Healing

👤RO/Micom 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 11:03 WIB
Program ini bentuk upaya memulihkan kondisi trauma sosial yang ada di masyarakat akibat...
 ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Bahlil: Taiwan akan Investasi Kendaraan dan Skuter Listrik di Indonesia

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 10:29 WIB
Bahlil Lahadalia menyatakan, produsen elektronik multinasional asal Taiwan, Foxconn, menaruh minat besar terhadap investasi industri...
Foto/kemendag.go.id

Indonesia dan Jepang Teken Lima MoU Senilai USD 1,61 Juta

👤Fetry Wuryasti 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 10:22 WIB
Penandatanganan yang disaksikan secara daring oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi, dilakukan pada gelaran Trade...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya