Minggu 03 Oktober 2021, 13:43 WIB

Kemenperin Dorong Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 0% di 2024

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Kemenperin Dorong Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 0% di 2024

Antara
Ilustrasi

 

PEMERINTAH berupaya mengejar target pengentasan kemiskinan ekstrem hingga 0% pada 2024. Kementerian Perindustrian menyinergikan program-progamnya dan berkolaborasi dengan kementerian/lembaga lainnya untuk mendukung upaya mengapus kemiskinan secara ekstrem, sepertinya yang telah ditargetkan pemerintah.

“Kemenperin memiliki program penumbuhan wirausaha baru melalui program inkubator bisnis. Ini akan disinergikan bersama dengan kementerian dan lembaga di daerah guna mengurangi dan menghapus kemiskinan secara ekstrem,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dikutip dari siaran pers, Minggu (3/10).

Sebelumnya, Menperin mendampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam rapat koordinasi pengentasan kemiskian ekstrem di Jawa Timur, yang merupakan salah satu provinsi yang menjadi pilot project program dimaksud. Di Jawa Timur, terdapat lima kabupaten dengan kemiskinan ekstrem, yaitu Bangkalan, Sumenep, Probolinggo, Bojonegoro, dan Lamongan.

Disebutkan Agus, terdapat tiga pilar utama diperlukan dalam membangun industri nasional, yaitu investasi, teknologi, dan sumber daya manusia. Pembangunan SDM terus dilakukan Kemenperin guna memacu kinerja industri agar bisa memberikan kontribusi signifikan bagi pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga : Mendag Optimistis Paviliun di Expo Dubai jadi Medium Pengakuan Potensi Indonesia 

“Indonesia membutuhkan sedikitnya 4 juta wirausaha baru untuk turut mendorong penguatan struktur ekonomi. Penumbuhan wirausaha baru tersebut dilakukan secara intensif dan termonitor untuk terus dapat meningkatkan produktivitas dan daya saingnya di era digital,” paparnya.

Upaya strategis lainnya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat yang dilakukan oleh Kemenperin adalah melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan menengah (IKM) dengan meningkatkan sarana dan prasarana pada sentra yang dikembangkan oleh pemerintah daerah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tiap tahunnya akan didorong.

Melalui pembangunan dan pengembangan sentra IKM, maka akan terjadi peningkatan kemampuan IKM yang akan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah. Kemenperin juga ke depannya akan memfasilitasi program kredit bersubsidi berupa kemudahan akses pembiayaan bagi industri kecil yang memberikan nilai tambah tinggi termasuk kepada para pelaku usaha yang menghasilkan produk-produk halal. (OL-2)

 

Baca Juga

Antara/Reno Esnir

DPR Minta PLN Kaji Ulang Rencana Kenaikan Tarif Listrik 

👤Insi Nantika jelita 🕔Jumat 03 Desember 2021, 17:49 WIB
Menurutnya, rencana kenaikan tarif listrik akan memberatkan bagi konsumen yang sampai sekarang ekonominya masih terdampak pandemi...
DOK KEMENTAN

ODICOFF Turki Gaet Puluhan Buyer Lakukan Kontrak Kerja Sama Perdagangan, Capai Rp115 Miliar Lebih

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Desember 2021, 17:28 WIB
Komoditas yang menjadi bagian kerja sama ini di antaranya kopi, beras premium, rempah, pupuk organik, black...
dok Bappenas

Peta Jalan Ekonomi Kerthy Bali, Langkah Awal Transformasi Ekonomi Indonesia

👤Adiyanto 🕔Jumat 03 Desember 2021, 17:08 WIB
Peluncuran Peta Jalan dan Master Plan ini merupakan bentuk penerjemahan arahan Presiden Jokowi kepada Kementerian PPN/Bappenas untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya