Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KINERJA perekonomian Indonesia pada kuartal III 2021 kemungkinan besar tidak mengalami tekanan yang terlalu dalam. Hal itu ditekankan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu.
Menurutnya, pemerintah berhasil mengatasi tekanan akibat penyebaran varian Delta pada kuartal II 2021. "Kuartal III kita memang mendapatkan challenge akibat varian Delta yang menyerang di Juli. Tapi, Agustus sampai September sudah pulih," ujar Febrio dalam konferensi pers virtual, Jumat (1/10).
"Kita harap kondisi perekonomian di kuartal III yang tadinya khawatir tertekan, tidak akan tertekan sangat dalam. Semua ini terlihat dari aktivitas ekonomi yang sudah berjalan, namun dengan protokol kesehatan ketat," imbuhnya.
Baca juga: Defisit APBN 2021 Kemungkinan Besar di Bawah 5,7%
Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa tidak banyak negara yang mampu memulihkan ekonomi setelah dihantam badai pandemi covid-19. Namun, Indonesia dengan kebijakan PPKM dan juga vaksinasi secara masif, dapat menuju pemulihan yang diharapkan.
"Banyak negara belum bisa turunkan penyebaran covid-19, khususnya varian Delta, secara signifikan. Tentu disiplin masyarakat sangat menentukan. Kita senang sekali jalanan sudah ramai, mal dibuka, tapi kita tetap memakai masker. Kita senang masyarakat sadar untuk menjaga protokol kesehatan," pungkas Febrio.
Baca juga: Penurunan Komoditas, September 2021 Alami Deflasi 0,04%
Diketahui, angka vaksinasi covid-19 di Tanah Air sudah mencapai 1,7 juta orang per hari. Bahkan, dalam beberapa hari, angka vaksinasi menyentuh 2 juta orang per hari. Febrio menekankan bahwa vaksinasi harus digencarkan untuk mencapai target 70% populasi di Indonesia.
Pemerintah dikatakannya tetap optimis dan memprediksikan pertumbuhan ekonomi pada 2021 mencapai 3,7-4,5%. "Hal ini tentu membuat World Bank juga merevisi prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Saya kira pertumbuhan ekonomi Indonesia masih sangat kuat," tutupnya.(OL-11)
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved