Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH memiliki perhatian penuh terhadap arus dan pengembangan digitalisasi lintas batas. Pasalnya, perdagangan digital di Tanah Air diperkirakan meraup untung luar biasa pada 2030 mendatang.
Hal ini diutarakan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate pada peluncuran Digital Economy Report 2021 oleh United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD).
“Sebuah studi dari AlphaBeta memperkirakan bahwa pada 2030, arus digital memungkinkan perdagangan digital Indonesia untuk mendapatkan lebih dari US$ 160,8 miliar nilai ekonomi,” ujar Johnny dalam keterangan resmi, Kamis (30/9).
Baca juga: Mendag: Ekonomi Digital Bisa Persempit Celah Kaya dan Miskin
Mengutip laporan Global System for Mobile Communications Association (GSMA) pada 2018, Johnny menyatakan pemanfaatan arus data dan proses digitalisasi telah meningkatkan produktivitas. Serta, berkontribusi signifikan terhadap PDB nasional sebesar US$24,5 miliar untuk sektor penjualan ritel dan US$34,5 miliar untuk sektor manufaktur.
“Tidak diragukan lagi bahwa data digital sangat penting untuk keberlanjutan ekonomi masyarakat. Menyadari pertumbuhan ekonomi berbasis data yang sangat besar, Indonesia mengedepankan isu ini," tegasnya.
Baca juga: BI Tahan Lagi Suku Bunga Acuan di Level 3,50%
Johnny pun mengapresiasi laporan yang memiliki manfaat dalam memperkuat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB. “Laporan ini akan bermanfaat. Kita dapat memanfaatkan aliran data lintas batas," imbuhnya.
Lebih lanjut, dia menyoroti data lain, yakni pada Agustus 2021, Bank Indonesia melaporkan nilai transaksi digital Indonesia meningkat 43,6% dibandingkan Agustus 2020 senilai US$1,73 miliar.
Pihaknya menyatakan sektor informatika dan komunikasi menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tertinggi di Indonesia, yakni 10,58% (yoy) pada 2020. Dalam Kelompok Kerja Ekonomi Digital di Forum G20, Indonesia mengusulkan tiga prioritas utama, termasuk keterampilan dan literasi digital.(OL-11)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi asing sebagai bagian dari upaya mempercepat kemakmuran nasional.
Indonesia mendorong penyelesaian perundingan reviu ASEAN-India Trade in Goods Agreement (AITIGA) pada akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved