Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perdagangan Muhammad Lutfi menilai pengembangan ekonomi digital akan memperkecil kesenjangan ekonomi masyarakat. Pernyataan Lutfi mengacu studi dari Asian Development Bank (ADB).
Hal ini disampaikannya dalam peluncurkan aplikasi Warung Pangan secara virtual. Aplikasi tersebut diharapkan memberikan kemudahan berbelanja bagi masyarakat di tengah pandemi covid-19.
"Studi dari ADB menujukkan bahwa dengan ekonomi digital, akan terkikis antara yang punya dan yang tidak punya, gap antara yang kaya dengan yang miskin. Oleh karena itu, Warung Pangan adalah terobosan yang mesti kita dukung," tutur Lutfi, Kamis (16/9).
Baca juga: Pengamat: Peluang Ekonomi Digital Dinilai Mampu Pulihkan Ekonomi
Lebih lanjut, dirinya menyoroti perkembangan ekonomi digital di kancah internasional. Menurutnya, isu tersebut kerap menjadi pembahasan dalam sidang forum negara-negara ASEAN, yang diikuti menteri perdagangan dengan perwakilan pejabat negara.
"Karena kira bicara mengenai inovasi digital pertanian, saya kemarin baru sidang ASEAN selama lebih dari empat hari. Kita bicarakan bagaimana mangembangkan ekonomi digital," imbuh Lutfi.
Baca juga: Menkeu: Ada 5 Faktor agar RI Bisa Lolos dari Middle Income Trap
Pihaknya pun mendukung terobosan Kementerian BUMN yang meluncurkan pemasaran produk Rania dan Nusakita dalam aplikasi Warung Pangan. Langkah itu tidak hanya menolong konsumen, namun juga petani dan pelaku usaha. Sebab, produk pangan yang dijual bisa memiliki nilai tambah.
Menteri BUMN Erick Thohir berharap adanya dukungan pendanaan dari Himbara untuk warung pangan tersebut. Pihaknya menargetkan jumlah peserta Warung Pangan bisa bertambah dari saat ini sekitar 47 ribu pelaku usaha.
"Saat saya lihat di Jakarta ada 35 ribu warung. Mereka sudah transisi di mana income online lebih besar dibandingkan offline-nya. Tetapi, harus kita pastikan itu biaya logistiknya bisa ditekan, agar lebih murah," kata Erick.(OL-11)
Jadi sumbangannya dalam bentuk makanan instan, kemudian pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang sudah kami identifikasi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita.
Impor pakaian bekas ini selalu terjadi di mana pun. Pelaku juga sudah punya jaringan dan bekerja secara profesional.
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memusnahkan sebanyak 16.591 balpres pakaian bekas impor ilegal dari 19.931 temuan balpres pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah secara serius menargetkan penurunan signifikan pada biaya logistik nasional dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah perekonomian.
TEMUAN pestisida etilen oksida pada produk mi instan merek Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit yang beredar di Taiwan tengah ramai. Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara
Langkah ini diambil untuk menanggapi temuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved