Selasa 28 September 2021, 21:35 WIB

Ada Ancaman Pidana bagi Warga yang Makan Ikan Hiu Mati Terdampar 

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Ada Ancaman Pidana bagi Warga yang Makan Ikan Hiu Mati Terdampar 

Antara/Destyan Sujarwoko
Ilustrasi ikan hiu paus terdampar

 

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan, ada ancaman pidana atas tindakan warga Desa Talagasari Kecamatan Sindangbarang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. 

Mereka dilaporkan memotong dan mengonsumsi ikan Hiu Paus Paus (Rhincodon typus) yang mati terdampar di Pantai Cirarangan Sindangbarang. 

“Ada ancaman terhadap penyalahgunaan pemanfaatan ikan dilindungi cukup serius, pelaku bisa dikenakan pasal pidana sesuai aturan UU Nomor 5 Tahun 1990 Pasal 21 Ayat 2," kata Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, KKP Pamuji Lestari dalam keterangannya, Selasa (28/9). 

Biota laut yang ditemukan mati pada Minggu (26/9) diperkirakan memiliki ukuran panjang 4-6 meter dengan bobot mencapai 1,5-2 ton didapati oleh warga sekitar Pantai Cirarangan. 

Pamuji menjelaskan, Hiu paus adalah biota laut yang dilindungi penuh oleh negara berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. 

Baca juga ; PT Perikanan Nusantara Ekspor Perdana Ikan Black Marlin ke Filipina 

"Sehingga, segala bentuk pemanfaatan yang bersifat ekstraktif terhadap Hiu Paus, termasuk pemanfaatan bagian-bagian tubuhnya, dilarang secara hukum,” tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan (LPSPL) Serang Syarif Iwan menerangkan kronologi soal matinya ikan Hiu Paus itu. 

Kejadian bermula sekitar pukul 11.00 WIB pada (26/9), hiu paus terlihat terombang-ambing oleh gelombang pasang di sekitar perairan Pantai Cirarangan Sindangbarang, namun kemudian sekitar pukul 14.00 WIB warga melihat tubuh ikan mengarah mendekati Pantai Cirarangan dan terdampar karena kondisi air sudah mengarah gelombang surut. 

Dengan ketidaktahuannya masyarakat sekitar dikatakan berbondong memburu ikan yang dilindungi tersebut dipotong-potong dan diambil dagingnya untuk dikonsumsi. Diduga hiu paus tersebut tersesat karena keluar dari kawanan Hiu Paus lainnya yang sedang berupaya dan terombang-ambing oleh gelombang besar dan akhirnya mengarah ke pantai dan mati terdampar. (OL-7)

Baca Juga

Antara

Kemenhub Urus Izin Komersial Pelita Air, Mau Gantikan Garuda?

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 15:27 WIB
Pelita Air digadang-gadang menjadi pengganti Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional. Adapun Pelita Air memiliki dua izin,...
Ist

Rapsel Ali: RI Perlu Bangun Klaster Lokal dan Dominasi Pasar Pangan Dunia

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 15:13 WIB
Selain BUMN klaster pangan, pemerintah juga perlu mendorong peran swasta termasuk usaha mikro kecil dan menengah...
Unsplash/Jornada Produtora.

Budaya Kerja Jarak Jauh semakin Tren di Banyak Perusahaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 14:54 WIB
Kerja jarak jauh yang menjadi bagian dari keadaan new normal berpotensi menurunkan produktivitas...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya