Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
CEO Krakatau International Port Akbar Djohan mengunjungi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau dikenal Ahok pada Senin (13/9) ini.
Kunjungan tersebut membahas aktivitas Bunkering Marine Fuel Oil (MFO), yakni program kerja sama yang telah disepakati antara Krakatau Bandar Samudera (Krakatau International Port/KIP) dan Pertamina. Sebelumnya, kerja sama ini telah disepakati sejak Agustus lalu.
"Pak Ahok menerima kami dan disampaikan perkembangan yang telah KIP lakukan. Beliau memberikan apresiasi yang sangat baik atas progres kerja yang disampaikan langsung," ujar Akbar dalam keterangannya, Senin (13/9).
Baca juga: Pertamina Tembus Fortune Top 500, Ini Kata Menteri BUMN
Akbar menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan strategi yang dapat memberikan keuntungan kepada banyak pihak. Selain itu, kerja sama ini diharapkan memperkuat rantai pasok energi, khususnya bidang minyak dan gas atau migas di sepanjang Selat Sunda.
"Saya juga yakin economic and opportunity loss akibat belum adanya jasa bunkering bahan bakar minyak untuk kapal niaga di Selat Sunda, berpotensi besar untuk disinergikan dengan Pertamina," imbuh Akbar.
Baca juga: Menkeu: Reformasi Pajak Bantu RI Terhindar dari Middle Income Trap
Kerja sama yang bertujuan sebagai strategi ekspansi dalam bisnis maritim di sepanjang Selat Sunda ini pun disambut positif oleh Ahok. Dia meyakini kerja sama ini dapat memberikan kekuatan bagi ekosistem perdagangan maritim di Indonesia. Sekaligus, bermanfaat besar bagi industri sektor energi, seperti Pertamina.
"Kehadiran layanan Pertamina di salah satu titik strategis maritim di Indonesia, dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan membuktikan sinergi dengan KIP adalah langkah strategis," tutur Ahok, yang memastikan Pertamina siap mendukung target anak usaha Krakatau Steel tersebut.(OL-11)
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan respons cepat dalam menghadapi dua situasi darurat di perairan lepas pantai Jawa Barat dalam kurun sepekan.
Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Onshore Processing Facility (OPF) Saka Indonesia Pangkah Limited (PGN SAKA) di Gresik.
PT Medco Energi Internasional, melalui anak usahanya Medco E&P Grissik, memperkuat upaya pengurangan emisi melalui penerapan nitrogen gas blanketing.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
SKK Migas menegaskan komitmennya memperkuat penggunaan barang dan jasa dalam negeri di sektor hulu minyak dan gas bumi.
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved