Rabu 08 September 2021, 12:27 WIB

Gandeng Champion Cabai, Kementan Beberkan Pola Tanam Cabai yang Tepat 

mediaindonesia.com | Ekonomi
Gandeng Champion Cabai, Kementan Beberkan Pola Tanam Cabai yang Tepat 

Ist/Kementan
Menyikapi fluktuasinya harga cabai, Direktorat Jenderal Hortikultura mengadakan virtual literacy untuk berbagi pengalaman pola tanam.

 

ANGKA produksi cabai nasional dalam lima tahun terakhir terutama produksi cabai rawit dan cabai besar selalu naik sekitar 3% sampai 7% per tahun. Namun, dikarenakan pelbagai faktor komoditas ini diakui memang harganya kerap naik turun. 

Menyikapi fluktuasinya harga cabai, Direktorat Jenderal Hortikultura mengadakan virtual literacy untuk berbagi pengalaman serta pembelajaran terkait pengaturan pola tanam.

Hal ini dirasa sangat penting mengingat Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menekankan bahwa produksi pertanian harus tetap stabil. Pun juga, proses edukasi kepada para petani tidak boleh terhambat hanya karena pandemi Covid-19 yang belum juga usai.

“Dalam kondisi pandemi saat ini serta adanya perubahan iklim global, para pelaku usaha cabai pasti sudah mengetahui bagaimana dinamika perubahan yang sangat dinamis. Oleh karena itu, kami berharap para pelaku usaha tetap dalam semangat karena cabai masih dalam komoditas strategis,” ujar Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto dalam pesan singkatnya di Jakarta, Senin (6/9).

Sementara itu Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Tommy Nugraha, menyampaikan bahwa pihaknya setiap bulan selalu menyusun prediksi dan produksi komoditas.

"Selain itu, beberapa pakar yang terkait juga sering mengingatkan antisipasi perlunya mempersiapkan diri menghadapi gejolak harga yang drastis. Salah satu caranya adalah memfokuskan diri pada pola tanam,” ungkapnya. 

Salah satu champion cabai asal Kabupaten Bandung, Juhara, menyampaikan beberapa poin penting yang perlu diperhatikan antara lain pola tanam dan pengaturan produksi. Selain itu, kontur tanah juga perlu diperhatikan.

“Penanaman pada dataran tinggi dan dataran rendah juga memiliki pola tersendiri untuk masing-masing komoditas. Termasuk juga pengalaman jitu para petani untuk memprediksi kondisi ke depan pada produksi pola tanam,” terang Juhara. 

Juhara menambahkan, pola tanam monokultur akan jauh lebih mudah dibandingkan dengan skala yang jauh lebih luas, di mana harus mengikuti alur fluktuasi situasi dan kondisi yang tidak mengikuti pola tanam lainnya

“Atur pola tanam sesuai dengan kebutuhan produksi agar tetap kontinu,” lanjutnya.

Dalam sesi tanya jawab melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube ini, Juhara terus menekankan pergiliran dan diversifikasi tanam sangat mempengaruhi pola tanam.

Ia menyebut, di antara keduanya tersebut tidak terlalu berpengaruh sejauh poin penting dan strategi pola taman diakses dengan cara yang tepat.

“Adapun kiat-kiat untuk menghadapi kendala pada pola tanam yaitu jangan pernah berhenti untuk belajar karena kita harus berevolusi tentang ilmu pertanian. Jika kita siap secara pengetahuan, kita bisa siap dalam menghadapi situasi apapun,” ucap Juhara.

Manajemen pola tanam menurutnya bukan hanya memerlukan waktu tapi harus mengikuti alur cuaca dan alur harga komoditas tertentu.

Jika sudah menetapkan pola tanam namun ekonomi petani tidak meningkat, berarti ada yang salah dan harus mengubah pola strateginya. Sebaliknya, jika pola tanamnya sudah mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani maka harus dipertahankan. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara/Reno Esnir

Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Bagian dari Komitmen Pengurangan Emisi 

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Desember 2021, 22:38 WIB
Adapun penjualan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) secara global menurut Bloomberg pada 2030 diprediksi mengalami...
DOK PT TAP

PT TAP Tambah Pabrik Pengolahan Sawit di Kalteng

👤Widhoroso 🕔Selasa 07 Desember 2021, 21:47 WIB
PT Triputra Agro Persada Tbk (Perseroan) menambah kapasitas produksi Crude Palm Oil (CPO) dengan meresmikan Pabrik Kelapa Sawit (PKS)...
MI.M. Irfan

Optimalisasi Ekonomi Digital untuk Pemulihan Ekonomi Nasional 

👤Mediaindonesia.coim 🕔Selasa 07 Desember 2021, 21:31 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi salah satunya ditopang dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya