Senin 23 Agustus 2021, 11:43 WIB

Aset Kripto Miliki Kapitalisasi Market Besar dan Imbal Hasil Besar

mediaindonesia.com | Ekonomi
Aset Kripto Miliki Kapitalisasi Market Besar dan Imbal Hasil Besar

JACK GUEZ / AFP
Ilustrasi seorang menunjukkan uang logam yang memerepresentasikan uang digital Bitcoin.

 

PANDEMI Covid-19 yang melanda dunia lebih dari setahun terakhir ini menimbulkan pukulan telak bagi perekonomian dunia.

Meski demikian, setiap orang berkeharusan untuk terus melanjutkan hidupnya, sekaligus menyiapkan bekal investasi untuk masa depan diri sendiri dan keluarga bagi yang sudah menikah, tanpa terkecuali.

Untuk itu Triv.co.id menggelar Webinar Zoom bertema Pandemi Pergi, Kaya Menanti (PPKM) 2021 yang digelar pada Sabtu (21/8). Webinar ini mengupas strategi investasi terkini di masa pandemi yang diisi empat perusahaan terkemuka di bidang masing-masing. Keempatnya, yakni Triv.co.id, IndoGold.id, TaniFund, dan PT CGS-CIMB Sekuritas

Acara yang berlangsung selama 2,5 jam tersebut menyajikan berbagai tip investasi di berbagai sector dari emas, saham, asset kripto hingga menjadi investor pemberi pinjaman di platform peer–to-peer (P2P) lending.

Vinsensius Sitepu pemimpin redaksi Blockchainmedia.id yang juga bertindak sebagai moderator acara menyampaikan, bahwa webinar PPKM digelar pihaknya lantaran ingin memberikan terbaru mengenai berbagai investasi yang bisa ditempuh oleh masyarakat di masa pandemic ini.

“Tujuannya agar ketika perekonomian beranjak normal kita bisa memetik hasilnya,” ujar Vinsensius pada keterangan pers, Senin (23/8).

Berbagai aset menarik untuk disimak lanjut Visensius. Selain emas yang selalu menjadi safe-haven juga terdapat instrumen saham, dan obligasi hingga investasi di kelas aset baru yakni aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum.

 “Bahkan aset kripto khususnya Bitcoin yang memiliki market capitalization besar memberikan imbal hasil sangat besar dalam 5 tahun terakhir. Contoh, di tahun 2020 imbal hasil Bitcoin mencapai 300%, dibandingkan emas yang sekitar 30% dalam rentang waktu serupa,” urai Vinsensius.

Adapun Gabriel Rey selaku Founder dan CEO Triv.co.id, platform jual beli Bitcoin yang terdaftar resmi di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menyampaikan strategi investasinya yang memiliki horizon jangka Panjang.

“Prinsip utama saya selalu sama, time in the market beats timing the market. Artinya, jika anda berinvestasi untuk jangka panjang, itu pada akhirnya performanya akan lebih tinggi daripada kita menebak harga tertinggi dan terendah setiap harinya. Tidak ada yang tahu masa depan,” ujarnya.

Adapun saran selanjutnya yang dipegang pria kelahiran tahun 1990 itu adalah be as agrresive as you can while you are young.

 “Jadi selama masih muda jangan takut berinvestasi agresif. Ketika belum menikah, belum ada tanggungan keluarga, itu adalah saat yang tepat berinvestasi di asset agresif yang memiliki gejolak tinggi seperti asset kripto. Terbukti asset kripto sejak awal kemunculannya hingga kini terus meningkat,” ujarnya.

Pilihannya pada asset pun kripto pun tidak semata didasarkan pada posisinya sebagai pendiri dan CEO Triv. Terbukti saat ini aset kripto menjadi portfolio yang ‘wajib’ dimiliki oleh hedge fund di AS.

Bahkan sebuah survei di AS memaparkan bahwa 98% investor di AS meminta hedge fund, perusahaan pengelola investasi nasabahnya,  mengalokasikan dana kelolaannya setidaknya 7% di aset kripto.

 Demikian pula dengan para biliuner dunia seperti Elon Musk via Tesla,lalu Paul Tudor Jones, Stanley Druckenmiller, Ricardo, Salinas Pliego dan sebagainya yang menempatkan 5-10%  investasinya di asset kripto.

 “Nah para biliuner yang dikelilingi penasihat keuangan terkemuka turut menempatkan sebagian asetnya di kripto apalagi kita,” paparnya.

Adapun Winarti Mira Branch Manager PT CGS-CIMB Sekuritas memaparkan, bagi yang berminat investasi saham sebaiknya membaca latar belakang perusahaan yang hendak dikoleksi sahamnya terlebih dulu.

Mira pun menganjurkan agar calon investor melihat perkembangan berita terbaru. “Dari situ kita bisa melihat mana saja perusahaan yang mencetak laba meski pandemic,” urainya.

Mira juga memaparkan, di antara perusahaan yang sangat diminati adalah emiten di sector teknologi dan digital bank. Karena itu beberapa waktu lalu sejumlah saham emiten teknologi bahkan dalam sehari bisa kena auto reject atas (ARA) karena kenaikannya melebihi batas.

Mira juga menyebutkan saham digital bank seperti Bank Arto yang berafiliasi dengan Gojek, lalu Bank Aladin yang berkolaborasi dengan Alfamart yang banyak diminati investor saham.

Adapun Indra Sjuriah co-founder dan CMO IndoGold.id memaparkan alasan mengapa emas selalu menjadi buruan.

 “Sifat emas memang tahan inflasi, likuiditas tinggi,  universal dan selalu jadi safe haven. Itu sebabnya emas selalu jadi pilihan,”ujar petinggi platform jual beli dan titipan emas secara digital itu.

Selain itu, instrumen emas pun dipandang Indra cocok bagi instrument pemula. Alasannya tak lain karena praktis dan mudah dimengerti bahkan bagi investor pemula sekalipun dikenal sejak dahulu.

“Emas gampang dijual, risikonya rendah. Karena risikonya rendah maka imbal hasil tidak seagresif asset investasi lain. Jadi cocok untuk investasi jangka panjang di atas 5 tahun,” ujarnya.

Yang perlu diperhatikan dalam berinvestasi di emas antara lain faktor supply and demand, yang dipengaruhi oleh kebutuhan industri perhiasan elektronik, dan hedge fund. Yang terutama perhatikan social ekonomi politik.

 “Apalagi interest rate, berpengaruh sekali terhadap harga emas. Karena saat interest rate naik orang pilih pegang uang karena lebih menguntungkan. Saat interest turun sebaliknya orang pegang emas,” urai Indra.

Indra pun memaparkan strategi berinvestasi di emas. Pertama tentukan tujuan investasi, kedua lakukan secara rutin dan jangka panjang, minimal 5 tahun. “Terakhir sesuaikan dengan profil risiko investor, misalnya jika profil kita agresif biasanya investasi di emas hanya 5-10%, bagi yang konservatif bisa 30-40%,” paparnya. 

Last but not least, Natalia Rialucky selaku Chief Strategy Officer TaniHub Group, induk dari TaniFund menguraikan, TaniFund merupakan platform peer-to-peer (P2P) lending khusus sector agrikultur. Pihaknya menjembatani investor perorangan dengan para petani di seantero Indonesia.

“Singkatnya kita mempertemukan pemilik modal dengan pemilik usaha di sector agrikultur. Terdapat 3.000 petani di seluruh Jawa yang disupport TaniFund,”ujar wanita yang akrab disapa Ria tersebut.

Dengan bunga pinjaman yang cukup kompetitif bagi petani sekitar 15-18% dinilai juga sangat menarik, tak hanya bagi peminjam, yakni para petani, namun juga bagi investornya.

 “TaniFund sangat memerhatikan keamanan investasi investor. Karena itu ada empat langkah TaniFund dalam memitigasi risiko bagi investor,” paparnya.

Rinciannya, TaniFund memiliki credit scoring khusus sector UMKM dan agrikultur. Kedua terdapat field specialist TaniFund yang memberikan bimbingan cara terbaik menjalankan usaha bagi peminjam, lalu program literasi keuangan yang memberikan saran pengelolaan keuangan agar modal kerja yang diberikan dapat dikelola dengan baik, serta asuransi yang menjamin dana peminjam hingga 80%.

“Sektor P2P lending sendiri pertumbuhannya sangat baik. Di tahun 2020 volume pinjaman P2P lending tumbuh 96% year on year. Di periode yang sama pemberi pinjaman atau lender tumbuh 19,2%, serta sektor agrikultur di Q1 2021 bertumbuh 2,95%. Jadi potensi TaniFund untuk bertumbuh sangat prospektif,” pungkas Ria.

Apapun investasi yang dipilih, pada akhirnya kunci investasi yang baik adalah memulainya sejak dini, dari sekarang.

 “Di Amerika Serikat banyak orang yang di usia 30-40 tahun tidak memiliki rencana investasi. Akhirnya ketika tua pun mereka masih harus terus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Kita tidak mungkin bekerja selamanya. Karena itu memulai investasi dari sekarang adalah langkah terbaik dalam menjamin bekal pensiun kita kelak,” tegas Rey. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok. Prestasi Junior Indonesia

Kolaborasi Prestasi Junior Indonesia-Citi Indonesia-Marsh Indonesia Asah Jiwa Wirausaha Pelajar SMA/SMK 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 26 September 2021, 06:39 WIB
Empat perusahaan siswa (student company) terbaik hasil penilaian juri kalangan profesional berhak mewakili daerahnya untuk memperebutkan...
Dok. Agung Podomoro Land

Pengembang Tetap Percaya Diri Kembangkan Hunian Mewah 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 26 September 2021, 06:34 WIB
Bukit Podomoro Jakarta dikembangkan hunian mewah yang berada di dalam Ibukota Jakarta namun dengan harga yang sangat kompetitif yakni...
Dok. Skandinavia Apartement

Apartemen Skandinavia Tambah Fasilitas Leisure Room Manjakan Penghuni 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 26 September 2021, 06:31 WIB
Fasilitas terbaru dari apartemen yang berada di kawasan Kota Tangerang itu ialah Leisure Room yang berada di lantai 5 dan berisikan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya