Rabu 11 Agustus 2021, 13:25 WIB

Menteri BUMN Minta Pertamina Tingkatkan Produksi Blok Rokan

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Menteri BUMN Minta Pertamina Tingkatkan Produksi Blok Rokan

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan keterangan pers.

 

MENTERI BUMN Erick Thohir menekankan ingin pengelolaan Blok Rokan mengalami peningkatan produksi, terutama untuk pemasukan negara. Selain itu, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) juga diharapkan bisa memberikan nilai public service yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Yang menarik, kita (BUMN) juga menjalankan public service, salah satunya melalui CSR terutama saat ini untuk penanganan Covid-19," kata Erick saat berkunjung ke Blok Rokan pada Selasa (10/08).

Dia berkunjung ke Central Gathering Station 10, Duri Steamflood (CGS 10 DSF), Duri, Bengkalis, melihat pemanfaatan dan daur ulang air terproduksi dalam sistem injeksi uap (steamflood) yang berteknologi tinggi dan ramah lingkungan.

Fasilitas di CGS 10 ini juga merupakan yang terbesar untuk lapangan Duri dengan mengolah 200 ribu barel fluid per day dan produksi minyak sekitar 19 ribu barel per day.

Dalam kunjungan itu, Erick juga berdialog dan memberikan motivasi kepada para pekerja yang dulunya berseragam PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan kini telah bergabung dengan Pertamina yang merupakan BUMN. Erick juga mengapresiasi jumlah pekerja CPI yang bergabung ke PHR.

"Saya sangat apresiasi bapak dan ibu dengan tangan terbuka, jumlahnya 98% yang bergabung. Mari bersama perbaiki BUMN," kata Erick.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati menegaskan aspek Health, Safety, Secure, and Environment (HSSE) sebagai prioritas dalam operasional. Dia juga menjelaskan perihal visi usaha Pertamina ke depannya kepada pekerja PHR.

"Akan ada transisi energi dari bahan bakar fosil ke arah energi baru dan terbarukan. Oleh karena itu kita harus fokus mengubah operasional kita ke arah yang lebih ramah lingkungan," kata Nicke.

Nicke juga menjelaskan berbagai upaya yang dilakukan Pertamina merespons transisi energi untuk keberlangsungan usaha masa depan Pertamina, termasuk mengintegrasikan kilang-kilang dengan petrochemical.

"Kita akan masuk ke petrochemical yang pertumbuhannya akan meningkat terus. Dalam 5-10 tahun terakhir, pertumbuhannya 3,5 persen akan meningkat ke 5,5 persen per tahun. Jadi kita akan beralih dari fuel ke petrochemical dengan basis minyak yang kita miliki," kata Nicke. (Try/OL-09)

Baca Juga

Antara/Galih Pradipta

Pandemi Hadirkan Peluang Indonesia untuk Memperkuat Regulasi Sektor Ekonomi 

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 01:39 WIB
"Kami, di Kementerian Investasi, menganggap pandemi ini sebagai peluang di tengah tantangan. Kenapa saya katakan sebagai peluang, yang...
Dok. pribadi

Golden Property Awards 2021 Jadi Bukti Ketangguhan Pelaku Industri Properti di Masa Pandemi 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 23:08 WIB
Golden Property Awards (GPA) hadir sebagai sebuah ajang penghargaan yang diselenggarakan secara independen, dengan metode penilaian...
Dok. Rumah.com

Sektor Properti Mulai Rebound dan Harga Rumah Merangkak Naik, Lippo Konsisten Sasar Milenial 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 23:00 WIB
Data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Kuartal II/2021 mencatat pertumbuhan sektor properti mencapai 2,82%. Sektor ini berkontribusi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Sukses PON Papua 2021 Pemerataan Pembinaan di Seluruh Pelosok Negeri

Sukses prestasi ditandai dengan tercipta banyak rekor meski penyelenggaraan multiajang olahraga terakbar Tanah Air itu digelar di masa pandemi covid-19.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya