Selasa 10 Agustus 2021, 13:28 WIB

Sinergi Anak Usaha BUMN Wujudkan Terminal Curah Terbesar Indonesia

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Sinergi Anak Usaha BUMN Wujudkan Terminal Curah Terbesar Indonesia

DOK Pribadi.
.

 

STRATEGI kolaborasi menjadi lebih kuat dibandingkan berkompetisi atau bersaing di era bisnis modern. Begitu pun sinergi antara BUMN dan anak usahannya untuk tumbuh bersama merupakan harapan yang perlu segera diimplementasikan.

Sinergi itu dilakukan antara PTP Multipurpose dan PT Krakatau Bandar Samudera (PT KBS) atau PT Krakatau International Port dalam joint marketing di bidang kepelabuhanan. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan Banten International Port sebagai terminal curah terbesar di Indonesia. 

"Sebelumnya, PTP dan KBS saling berkompetisi. Namun di era saat ini, kami dari PTP maupun PT KBS sepakat bahwa kolaborasi lebih diutamakan dalam memberi kontribusi pelayanan kepada customer. Melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) ini diharapkan kedua perusahaan dapat semakin tangguh menghadapi dinamika tantangan ke depan, terutama memudahkan para pengguna jasa dalam memanfaatkan jasa terminal milik kedua belah pihak," ujar Direktur Utama PTP Multipurpose Drajat Sulistyo dalam keterangan resmi, Selasa (10/8).

PTP Multipurpose dalam proses transformasi bisnis berupaya senantiasa bersinergi dengan para pengguna jasa kepelabuhanan swasta dan anak perusahaan BUMN yang memiliki entitas serupa sebagai bentuk sinergi BUMN. Hal ini merupakan wujud sinergi antara anak perusahaan BUMN yang bertujuan mendukung kelancaran kegiatan logistik nasional, khususnya di area Provinsi Banten. 

Tak hanya itu, dalam acara penandatanganan MoU tersebut, pria yang pernah menjabat sebagai General Manager terbaik IPC ketika di Pelabuhan Bengkulu dan Pelabuhan Panjang tersebut memastikan bahwa kolaborasi ini akan mampu meningkatkan marketshare kedua perusahaan dalam melayani negeri. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PTP Multipurpose Drajat Sulistyo dan Direktur Utama PT KBS Akbar Djohan. 

Akbar Djohan mengutarakan apresiasi terhadap PTP Multipurpose dalam mewujudkan sinergi anak perusahaan BUMN. "Mari kita tunjukkan bahwa melalui sinergi kedua anak perusahaaan BUMN yang berangkat dari potensi ekonomi kedaerahan dapat membuat lompatan eksponensial untuk masyarakan Banten khususnya." Akbar Djohan meyakini bahwa posisi Banten yang strategis dan didukung oleh kondisi sumber daya termasuk sumber daya alam yang sangat baik dipastikan dapat mendorong bisnis elabuhan yang akan terus berkembang.

Baca juga: KKP Ingin Produktivitas Perikanan Merata hingga Timur Indonesia

PTP Multipurpose merupakan salah satu anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (persero) yang fokus pada bisnis di bidang bongkar muat curah cair, curah kering, dan multipurpose, memiliki 12 cabang tersebar di wilayah barat Indonesia. Di cabang Pelabuhan Banten, lokasi Pelabuhan PTP Multipurpose terletak di Ciwandan, Provinsi Banten. Sedangkan PT KBS merupakan anak perusahaan dari PT Krakatau Steel (Persero) memiliki bisnis bongkar muat curah kering, curah cair, dan multipurpose yang terletak di Cigading, Provinsi Banten. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Ada Wilayah Surplus Jagung, Namun Distribusi Terkendala

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 17:01 WIB
Seperti hasil pantauan Badan Pangan Nasional di wilayah Nusa Tenggara Barat, yang mengalami surplus panen jagung, namun distribusi ke...
Dok. BNI

Lewat BNI Mobile Banking, Transfer BI Fast Dapat Cashback Biaya Admin

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 16:06 WIB
BNI turut mendorong edukasi dan promosi kepada nasabah terkait BI-Fast. Sehingga, semakin banyak nasabah yang menggunakan BI-Fast...
Antara

Temui Moeldoko, Petani Sawit Keluhkan Harga TBS yang Masih Anjlok

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 14:22 WIB
Menurut Apkasindo, penyebab anjloknya harga TBS karena besarnya pajak ekspor. Seperti, bea keluar, domestic market obligation (DMO),...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya