Senin 02 Agustus 2021, 17:42 WIB

Sri Mulyani Minta Pejabat Baru Kemenkeu Bekerja Cepat dan Cermat

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Sri Mulyani Minta Pejabat Baru Kemenkeu Bekerja Cepat dan Cermat

Dok Kemenkeu
Menkeu Sri Mulyani melantik dua orang pejabat eselon I yaitu Awan Nurmawan Nuh sebagai Irjen Kemenkeu

 

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik Awan Nurmawan Nuh sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan, menggantikan Sumiyati yang purnabakti. Awan sebelumnya merupakan Staf Ahli Bidang Peraturan dan Penerapan Hukum Pajak Kemenkeu.

Selain melantik Awan, Sri Mulyani juga melantik Suminto sebagai Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal. Sebelumnya dia merupakan Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional.

Selain melantik dua pejabat pimpinan tinggi madya tersebut, Sri Mulyani juga melantik 23 pejabat pimpinan tinggi pratama, 102 pejabat administrator, dan 10 pejabat fungsional di lingkup Kemenkeu. Dalam pelantikan tersebut, Sri Mulyani berpesan agar pejabat yang baru dilantik mampu bekerja dengan cepat dan cermat, utamanya di masa pandemi covid-19.

"Biasakan untuk bekerja secara cepat, cermat dan terus beradaptasi karena kita sedang dihadapkan pada ketidakpastian. Suatu musuh bersama yang tidak terlihat kasat mata, tapi dampaknya sangat terasa," ujarnya dalam acara pelantikan, Senin (2/8).

Dia juga meminta agar pejabat yang baru dilantik dapat menjadi contoh, teladan bagi seluruh pegawai Kemenkeu. Selain itu, para pejabat Kemenkeu juga diminta untuk bisa menyampaikan kinerja pengelolaan keuangan negara kepada publik dengan baik dan benar.

"Pejabat Kementerian Keuangan mampu menjelaskan apa yang anda lakukan, apa manfaatnya untuk publik? Mengapa kita melakukan sesuatu? Jelaskan itu kepada anak buah anda dan juga kepada masyarakat, gunakan bahasa yang mudah. Isi ruang publik dengan penjelasan yang sederhana namun yang mengena yang bisa dipahami karena masyarakat membutuhkannya," tegas Sri Mulyani.

Dia juga meminta agar pejabat dan pegawai di lingkup Kemenkeu bekerja dengan mengedepankan sinergi serta kolaborasi. Sebab, pekerjaan mengelola keuangan negara tak bisa dilakukan dengan menuruti ego.

"Seluruh jajaran Kemenkeu harus ada sense of responsibility. Rasa tanggung jawab, rasa bahwa situasi ini bukan situasi yang biasa-biasa saja. Ini situasi yang luar biasa dilihat dari sudut manapun. Tidak bekerja rutin dan seperti biasanya. Berikan pelayanan terbaik dan lakukan tanggung jawab dengan sense of responsibility," pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

Antara

Mendag Mau Uji Coba Aplikasi PeduliLindungi di Pasar

👤Fetry Wuryasti 🕔Minggu 26 September 2021, 13:20 WIB
Implementasi aplikasi PeduliLindungi akan diuji coba di enam pasar. Seperti, Pasar Mayestik, Pasar Baltos, Pasar Modern BSD, Pasar Blok M,...
MI/LILIK DARMAWAN

1.000 Penyadap Nira Banyumas Berkoperasi Pasarkan Gula Semut

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 26 September 2021, 13:01 WIB
Menkop-UKM Teten Masduki meresmikan Koperasi Semedo Manise Sejahtera yang beranggotakan sekitar 1.000 penyadap nira dan memproduksi...
Antara/Wahdi Septiawan.

Indonesia Ekspor Pinang Perdana ke Arab Saudi

👤Fetry Wuryasti 🕔Minggu 26 September 2021, 12:58 WIB
Pinang yang diimpor dari Indonesia umumnya dipakai ekspatriat Asia Selatan yang tinggal di Arab Saudi untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya