Minggu 01 Agustus 2021, 12:36 WIB

Telat Bayar Listrik Setelah Tanggal 20, PLN : Ada Denda

 Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Telat Bayar Listrik Setelah Tanggal 20, PLN : Ada Denda

ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
Pekerja PLN melakukan perawatan pada jaringan listrik dalam keadaan masih bertegangan di Desa Ngasem, Kediri, Jawa Timur, Jumat (23/7/2021).

 

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menegaskan, ada konsekuensi jika pelanggan belum melakukan pembayaran tagihan listrik hingga tanggal 20 bulan berikutnya setelah pemakaian.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi mengungkapkan, jika melewati batas waktu tersebut, maka pelanggan PLN akan dikenakan denda biaya keterlambatan dalam tagihan selanjutnya. Hal ini sesuai dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL).

"Dalam SPJBTL diatur bahwa batas waktu pembayaran rekening listrik pascabayar adalah tanggal 20 setiap bulannya, namun kami mengimbau pelanggan untuk melakukan pembayaran di awal bulan,” kata Agung dalam keterangannya, Minggu (1/8).

Selain itu, Agung menambahkan, dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) juga disebutkan, jika melewati batas waktu pembayaran yaitu tanggal 20, maka PLN berhak untuk melakukan pemutusan listrik sementara.

Kemudian, jika 60 hari sejak dilakukan pemutusan sementara pelanggan belum melunasi tagihannya, maka PLN berhak melakukan pembongkaran rampung.

Apabila setelah dilakukan pembongkaran rampung, pelanggan PLN menginginkan sambungan listrik kembali, maka mereka tetap harus melunasi tunggakannya dan diperlakukan sebagai permintaan sambungan baru.

Agung berpendapat, banyak kasus insiden layanan listrik terganggu, padahal bermula dari kelalaian membayar tagihan listrik. Oleh karenanya, PLN meminta pelanggan untuk membayar tagihan sebelum tanggal 20.

Proses pembayaran tagihan listrik, sambung Agung, bisa dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile, atau melalui bank yang bekerja sama dengan PLN, baik lewat internet banking maupun SMS banking. Pembayaran juga bisa melalui marketplace, kantor pos maupun gerai minimarket. (Ins/OL-09)

Baca Juga

Dok. KMI

PT KMI Raih 2 Penghargaan di Ajang ISDA 2021

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 19 September 2021, 01:27 WIB
Dua kategori penghargaan yang didapat PT. KMI meliputi kategori SDG's 4.3 berupa pelatihan pemagangan bagi siswa/mahasiswa/masyarakat...
DOK Kementrian BUMN

Erick Thohir Minta Lahan Bekas Tambang di Babel jadi Pertanian Rakyat

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 19 September 2021, 00:00 WIB
Komoditas yang akan di tanam adalah...
MI/Andri Widiyanto

Pemerintah Perpanjang Diskon Pajak Penjualan Barang Mewah

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 18 September 2021, 22:56 WIB
Pemberian insentif diskon 100 persen ini semula berakhir Agustus...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

AS, Inggris, dan Australia Umumkan Pakta Pertahanan Baru

 Aliansi baru dari tiga kekuatan tersebut tampaknya berusaha untuk melawan Tiongkok dan melawan kekuatan militernya di Indo-Pasifik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya