Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
WALL Street jatuh pada akhir perdagangan Jumat atau Sabtu pagi WIB (31/7) dan mencatat kerugian untuk minggu ini karena saham Amazon.com anjlok setelah perusahaan memperkirakan pertumbuhan penjualan yang lebih rendah, tetapi S&P 500 masih mencatat kenaikan bulanan keenam berturut-turut.
Indeks Dow Jones Industrial Average terpangkas 149,06 poin atau 0,42 persen, menjadi menetap di 34.935,47 poin. Indeks S&P 500 berkurang 23,89 poin atau 0,54 persen, menjadi berakhir di 4.395,26 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup turun 105,59 poin atau 0,71 persen, menjadi 14.672,68 poin.
Tujuh dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor konsumen dan energi masing-masing tergelincir 2,77 persen dan 1,76 persen, memimpin penurunan. Sementara itu, sektor material terdongkrak 0,4 persen, merupakan kelompok berkinerja terbaik.
Untuk bulan ini, indeks S&P 500 naik 2,3 persen, Indeks Dow Jones naik 1,3 persen dan Indeks Nasdaq bertambah 1,2 persen, sedangkan untuk minggu ini ketiga indeks utama tersebut membukukan penurunan.
Saham Amazon.com Inc merosot 7,6 persen - persentase penurunan harian terbesar sejak Mei 2020 - setelah perusahaan pada Kamis (29/7/2021) malam melaporkan pendapatan untuk kuartal kedua yang jauh dari perkiraan rata-rata analis, dan mengatakan pertumbuhan penjualan akan berkurang dalam beberapa kuartal berikutnya karena pelanggan lebih banyak berkelana di luar rumah.
Saham raksasa internet dan teknologi lain yang berkinerja baik selama penguncian tahun lalu, termasuk induk Google Alphabet Inc dan Facebook Inc, sebagian besar juga ditutup lebih rendah.
“Laba secara keseluruhan bagus. Tetapi Amazon ... dan beberapa pemenang tahun lalu mengambil sebagian dari keuntungan di pasar hari ini," kata Kepala Eksekutif Longbow Asset Management, Jake Dollarhide, di Tulsa, Oklahoma. “Pasar ini telah didorong oleh (saham) teknologi besar dan ketika teknologi berjalan dengan baik, pasar tampaknya berjalan dengan baik, dan ketika tidak, pasar itu jatuh."
Data pada Jumat (30/7/2021) menunjukkan belanja konsumen AS naik lebih besar dari yang diharapkan pada Juni, meskipun inflasi tahunan meningkat lebih jauh di atas target Federal Reserve (Fed) 2,0 persen.
Laba yang kuat dan rebound yang berkelanjutan dalam ekonomi AS telah membantu mendukung saham bulan ini, tetapi penyebaran cepat varian Delta dari Virus Corona dan meningkatnya inflasi telah menjadi perhatian.
"Masih ada beberapa kegelisahan, bisikan tentang varian Delta, tentang kasus yang meningkat, dan saya pikir beberapa kekhawatiran mendasar tentang perlambatan pembukaan kembali (ekonomi) dan kemungkinan pembalikan," kata Dollarhide.
Juga di sisi laporan laba, pembuat pampers Procter & Gamble Co naik 2,0 persen karena memperkirakan laba inti yang lebih tinggi untuk tahun ini, dan saham Restaurant Brands International Inc yang tercatat di AS melonjak 5,1 persen setelah pemilik Burger King itu mengalahkan perkiraan untuk laba kuartalannya.
Namun, saham Caterpillar Inc jatuh 2,7 persen, meskipun perusahaan membukukan kenaikan laba yang disesuaikan pada kuartal kedua didukung oleh pemulihan aktivitas ekonomi global.
Hasil kuartalan perusahaan S&P 500 secara keseluruhan jauh lebih kuat dari yang diharapkan, dengan sekitar 89 persen dari hampir 300 laporan sejauh ini mengalahkan perkiraan laba para analis, menurut data IBES dari Refinitiv. Penghasilan laba sekarang diperkirakan telah naik 89,8 persen pada kuartal kedua dibandingkan perkiraan 65,4 persen pada awal Juli. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Harga Minyak Menguat Tipis
Prediksi harga emas Sabtu 14 Februari 2026 diperkirakan stabil hingga menguat terbatas, dipengaruhi harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
HARGA bitcoin kembali mengalami pelemahan di bawah US$90.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.
HARGA emas hari ini dan perak terus mencatatkan rekor kenaikan pada Kamis (29/1) akibat pembelian aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan ekonomi, serta setelah kebijakan The Fed AS.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Lebih dari 400 siswi dari 10 sekolah di Karawang dan Bekasi berpartisipasi dalam Amazon Girls’ Tech Day, yang diselenggarakan pada 7 Februari 2026.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Ilmuwan temukan spesies baru Anaconda Hijau Utara di Amazon.
Peneliti temukan Tinamus resonans, spesies burung baru di pegunungan Serra do Divisor, perbatasan Brasil-Peru. Memiliki suara menggema dan perilaku unik.
Sedikitnya 12 orang tewas dan puluhan hilang setelah tanah longsor menenggelamkan feri dan merusak kapal penumpang di Sungai Ucayali, Peru.
Hutan Amazon berperan vital dalam mengatur iklim global dan keanekaragaman hayati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved