Kamis 22 Juli 2021, 16:06 WIB

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat Ingatkan Pemda Jangan Pendam BLT

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat Ingatkan Pemda Jangan Pendam BLT

Antara/Asprilla Dwi Adha.
Warga menunjukkan uang Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos di wilayah Bojong Pondok Terong, Depok, Jawa Barat, Kamis (22/7).

 

WAKI Ketua MPR Lestari Moerdijat meminta para kepala daerah tidak menunda atau memendam dana bantuan langsung tunai (BLT) yang telah dianggarkan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi krisis akibat pandemi covid-19.

"Pemerintah daerah diharapkan tanggap terhadap kebijakan pemerintah pusat dan kondisi krisis yang terjadi saat ini dengan tidak menunda, apalagi memendam dana BLT yang sangat dibutuhkan dan ditunggu oleh rakyat," tegasnya melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (22/7). Menurut politikus Partai NasDem itu, penyaluran dana BLT bukan hal baru bagi pemerintah daerah. 

Bantuan tersebut sudah berlangsung lama. Setiap daerah telah memiliki data penerima bantuan sampai ke desa-desa. "Jadi, tidak ada alasan untuk berlama-lama dalam proses pencairan dan distribusi dana bantuan sosial tersebut," ujarnya.

Dengan berbekal pengalaman dalam menyalurkan BLT selama ini, imbuh anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai NasDem yang akrab disapa Rerie, selain tanggap, pemerintah daerah mestinya gerak cepat dan trengginas dalam mendistribusikan BLT kepada warga yang berhak menerima. Jika ada kendala dalam proses penyaluran, imbuh Rerie, pemerintah daerah harus segera mencari tahu sumber masalahnya dan cepat menentukan jalan keluar untuk mengatasinya. "Kita sekarang berada pada situasi pandemi. Jangan sampai kendala yang bersumber pada birokrasi tapi yang jadi korban ialah rakyat kecil yang tidak tahu apa-apa," tukasnya.

Pandemi covid-19 yang telah berlangsung selama 1,5 tahun, menurut anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, telah memberikan banyak pelajaran berharga bagi kita, terutama dalam menghadapi berbagai persoalan bersama, persoalan bangsa dan negara. "Pandemi memaksa kita bekerja secara profesional dan cepat tanggap terhadap berbagai permasalahan di sekitar. Jangan sampai ketidakprofesionalan kita memunculkan penderitaan bagi mereka yang seharusnya mendapatkan bantuan dari negara," katanya mengingatkan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap lambatnya pemerintah daerah menyalurkan BLT ke desa-desa. Padahal, ada anggaran Rp28,8 triliun atau 30% dari dana desa Rp72 triliun yang disalurkan pemerintah pusat untuk bantuan masyarakat. Dengan anggaran itu, seharusnya warga bisa menerima bantuan Rp300 ribu per bulan. 

"Namun, realisasinya baru 5,2 juta keluarga yang menerima. Padahal, BLT desa ini bisa diberikan untuk 8 juta KPM (keluarga penerima manfaat). Mereka bisa mendapatkan Rp300 ribu per bulan selama 12 bulan," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers, Rabu (21/7).

Baca juga: Mendes Minta Kepala Daerah Genjot Penyaluran BLT Dana Desa

Distribusi BLT, lanjut Rerie, tidak boleh berbelit karena dana tersebut sangat dibutuhkan untuk menstimulasi daya beli masyarakat yang terpuruk karena krisis ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi covid-19. "Dana itu sangat penting guna merangsang daya beli yang terpuruk. Oleh karena itu, sekali lagi, jangan mengulur-ulur pencairannya." (OL-14)

Baca Juga

Ist

Sektor Properti Diprediksi Terus Bertumbuh Tahun Depan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Desember 2021, 16:25 WIB
Pemerintah Indonesia pun menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,2% pada 2022...
Antara

Pembatalan PPKM Level 3 Libur Nataru Bakal Bangkitkan Ekonomi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 07 Desember 2021, 16:17 WIB
Proses pemulihan ekonomi yang sudah berjalan dengan baik ini, harus dijaga bersama agar gairah ekonomi pada 2022 semakin produktif mengarah...
Dok. Kementan

Pemberdayaan Petani Lokal Kunci Indonesia Mampu Hadapi Situasi Sulit

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Desember 2021, 15:21 WIB
MENCINTAI produk dalam negeri khususnya yang berkaitan dengan komoditas pangan hasil petani penting untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya