Kamis 01 Juli 2021, 11:20 WIB

Luhut: Kadin Harus Kompak 

mediaindonesia.com | Ekonomi
Luhut: Kadin Harus Kompak 

dok: Agus Apriyanto
Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie di Munas Kadin

 

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta keluarga besar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dapat terus menjaga kekompakan. Menurut Luhut, peran Kadin sangat diperlukan bangsa ini untuk membantu memulihkan kesehatan dan perekonomian yang terdampak pandemi.

"Pesan saya, Kadin harus kompak. Ribut kemarin boleh tapi bermusuhan jangan," kata Luhut saat menjadi pembicara diskusi pada rangkaian Munas VIII Kadin di Kendari, Sulawesi Tenggara, yang digelar secara daring, Rabu (30/6).

Luhut pun meminta kepada Ketua Umum dan Ketua Dewan Pertimbangan Kadin yang baru untuk semakin solid memperkuat organisasi. Terlebih, ke depan, ada banyak peluang investasi yang bisa diakselerasi oleh Kadin.

Dicontohkan Luhut, Indonesia memiliki sumberdaya dan cadangan nikel yang cukup melimpah. Di samping itu, juga terdapat banyak potensi sumber mineral lain seperti tembaga, alumunium, dan timah yang bisa menjadi modal besar untuk ditingkatkan dalam industri kendaraan listrik.

Melalui kolaborasi bersama Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Luhut meminta agar Ketua Umum dan Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia yang baru dapat turut mengarahkan para pengusaha dan investor untuk menanamkan investasi ke industri-industri potensial Indonesia.

Melalui percepatan hilirisasi, lanjut Luhut, Indonesia akan mendapatkan manfaat besar dari proses industrialisasi di masa depan.

Baca juga: Pemerintah Minta Partisipasi Kadin Dorong Herd Immunit di Masa Pandemi

Luhut mengungkapkan melalui Kadin yang semakin maju dan profesional, ia optimistis sektor swasta dan dunia usaha akan semakin berkembang.

"Mudah-mudahan ini semua jadi. Kepada Ketua Umum Kadin yang baru dan Ketua Dewan Pertimbangan Kadin yang baru, saya mendahului mengucapkan selamat, semoga semuanya baik dan itu insya Allah sudah baik," lanjut Luhut.

Seperti diketahui, dua calon Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie akhirnya bersepakat berbagi peran untuk menguatkan Kadin. Arsjad Rasjid dipastikan akan menjadi orang nomor satu di Kadin Indonesia untuk periode lima tahun ke depan, sedangkan Anin akan menjadi Ketua Dewan Pertimbangan.

Pengukuhan keduanya akan dilakukan pada Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kadin yang digelar di Kendari pada Kamis, 1 Juli 2021.

"Melalui persatuan dan kesatuan pengusaha  dalam Kadin yang menjadi rumah bersama ini, kita bisa maju bersama menyelesaikan masalah bangsa khususnya ekonomi," ucap Arsjad.(RO/OL-5)

Baca Juga

Istock

Ini Arti Start-Up

👤Abdullah Aziz Rajudin 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 05:30 WIB
Saat ini, definisi arti start-up adalah sebuah usaha yang baru berjalan dan menerapkan inovasi teknologi untuk menjalankan core...
Antara

Sandiaga Gandeng Biro Perjalanan Mancanegara untuk Ramaikan Bali

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Oktober 2021, 23:55 WIB
Bali masih sepi dari kunjungan wisatawan mancanegara sejak dibuka pertama kali selama pandemi pada 14...
MI/Andri Widiyanto

Sandiaga Sebut Aturan PCR Memberatkan Sektor Pariwisata

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Oktober 2021, 22:52 WIB
"Kami lagi coba tingkatkan wisata Bali yang tembus 10-11 ribu orang yang berkunjung. Tapi, sekarang ada penurunan 20-30%,"...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya