Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDAGANGAN nilai tukar rupiah ditutup menguat 22 poin di level Rp14.405 dari penutupan sebelumnya di level Rp14.427. Pasar meresponS positif terhadap mata uang rupiah setelah Presiden Joko Widodo berkukuh tidak melakukan penguncian wilayah secara keseluruhan (lockdown), kendati perkembangan kasus covid-19 semakin 'menggila' dalam beberapa hari terakhir.
Kepala negara lebih memilih untuk memperkuat kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. Direktur Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi melihat alam kondisi saat ini, apabila dilakukan pembatasan ketat (lockdown), pemerintah harus menghitung ulang estimasi biaya yang dibutuhkan.
Pada DKI Jakarta, misalnya, biaya untuk mencukupi seluruh kebutuhan masyarakat ibu kota jika diterapkan lockdown bisa mencapai Rp550 miliar/hari. Jika lockdown selama satu bulan, pemerintah harus menyiapkan anggaran sebesar Rp16,5 triliun.
"Sedangkan Pulau Jawa hampir semua zona merah. Berapa besar nominal dana yang harus dianggarkan pemerintah? Apalagi utang pemerintah saat ini sudah cukup besar yaitu di atas Rp6.000 triliun. Ini menjadi persoalan utama mengapa pemerintah tidak melakukan lockdown," kata Ibrahim.
Sedangkan pengetatan PPKM mikro mencakup beberapa poin, mulai dari mewajibkan para pekerja bekerja dari rumah sebanyak 75% untuk zona merah dan 50% untuk di luar zona merah. Selain itu, para pelajar wajib melaksanakan kegiatan pembelajaran secara daring untuk zona merah dan daerah lainnya mengikuti aturan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
Bagi kegiatan sektor esensial seperti pelayanan dasar publik dan tempat kebutuhan pokok bisa berjalan dengan kapasitas 100%. Sementara untuk restoran, kafe, pedagang kaki lima, lapak di pasar dan pusat perbelanjaan memiliki kapasitas pengunjung 25% dengan jam operasional hanya sampai pukul 20.00 WIB.
Selanjutnya taman umum dan area publik lain di zona merah ditutup sementara. Untuk zona lain dibuka dengan kapasitas 25%. Kemudian proyek konstruksi dapat beroperasi dengan protokol kesehatan.
Selain itu, kegiatan di tempat ibadah di zona merah ditiadakan. Kegiatan Hari Raya Iduladha akan dikeluarkan surat edaran tersendiri, termasuk kegiatan penyembelihan hewan qurban dan pembagiannya. (OL-14)
Kurs Rupiah terhadap Dolar AS hari ini 13 Maret 2026 diprediksi melemah di kisaran Rp16.850 - Rp16.950 akibat sentimen geopolitik Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah melemah ke level 16.893 per dolar AS. Lonjakan harga minyak akibat blokade Selat Hormuz oleh Iran jadi pemicu utama. Simak analisisnya.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah hari ini (12/3/2026) melemah 0,34% ke level Rp16.906 per Dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs terbaru di sini.
Ia memaparkan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sejak perang Israel-AS vs Iran tercatat sebesar 0,3%.
Rupiah ditutup melemah ke 16.886 per dolar AS hari ini (11/3). Simak analisis dampak geopolitik Timur Tengah dan kebijakan Bank Indonesia terhadap kurs.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
Kurs Rupiah terhadap Dolar AS hari ini 13 Maret 2026 diprediksi melemah di kisaran Rp16.850 - Rp16.950 akibat sentimen geopolitik Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah melemah ke level 16.893 per dolar AS. Lonjakan harga minyak akibat blokade Selat Hormuz oleh Iran jadi pemicu utama. Simak analisisnya.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah hari ini (12/3/2026) melemah 0,34% ke level Rp16.906 per Dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs terbaru di sini.
Rupiah ditutup melemah ke 16.886 per dolar AS hari ini (11/3). Simak analisis dampak geopolitik Timur Tengah dan kebijakan Bank Indonesia terhadap kurs.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa di Jakarta bergerak menguat 63 poin atau 0,37% menjadi Rp16.886 per dolar AS.
Ekonomi Indonesia waspada! Rupiah berisiko tembus 17.000 per dolar AS akibat konflik Iran-Israel dan harga minyak dunia yang melonjak. Simak analisis ekonom.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved