Jumat 11 Juni 2021, 22:53 WIB

Pandemi Buat UMKM Melek Teknologi

Rifaldi Putra Irianto | Ekonomi
Pandemi Buat UMKM Melek Teknologi

Dok. Metro Tv
Episode 11 program Vaksin Untuk Idnoensia bersama Slank

 

DI tengah pandemi covid-19 yang masih terus berlangsung di seluruh penjuru dunia, teknologi digital hadir sebagai sebuah jawaban atas kerisauan dampak pandemi.

Dalam program Vaksin untuk Indonesia bersama Slank bertajuk "Usaha Maju, Kita Makmur (UMKM)" yang disiarkan MetroTv, Jumat, (11/6),  Kaka dan kawan-kawan mengundang sejumlah narasumber hebat yang memanfaatkan teknologi digital sebagai platform untuk kembali menggerakan ekonomi khususnya yang bergerak di sektor UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). 

Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional akibat dampak dari covid-19, pengunaan teknologi digita juga menjadi salah satu strategi yang dilakukan Pemerintah. Yakni dengan mendorong para pelaku UMKM berhijrah menggunakan teknologi digital. 

"Jadi sebenarnya kalau berbicara terkait UMKM, saya selalu bilang UMKM adalah kita. Karena sekitar 64 juta atau 99,9 persen populasi usaha di Indonesia itu UMKM, dan UMKM berhasil menyerap sekitar 130 Juta tenaga kerja bayangkan," ucap Staff Khusus Menteri Koperasi dan UKM, Fiki Satari, dalam program Vaksin untuk Indonesia, Jumat, (11/6).

"Nah isunya di akhir tahun 2019 atau awal tahun 2020 sebelum pandemi, baru ada 11 persen saja UMKM yang on boarding di platform digital atau sekitar 8 juta. Artinya masih banyak sisanya yang masih offline," imbuhnya. 

Dengan pandemi covid-19 yang memaksa masyarakat untuk melakukan physical distancing, tentu hal itu membuat pelaku bisnis UMKM terguncang. Penggunaan teknologi digital pun kini membantu pelaku UMKM sedikit demi sedikit untuk bangkit. 

"Pandemi sekarang ini mengajarkan kita untuk membatasi kontak langsung, sehingga memang tidak ada pilihan lain kecuali hijrah ke pelatform digital. Jadi selama pandemi kita dorong UMKM masuk digital, data terakhir ini sudah nambah 4,5 juta UMKM jadi total semua sekitar 12,5 juta UMKM yang sudah masuk digital. Kita optimis 2024 kita dapat mencapai 30 juta," tuturnya. 

Baca juga : Vaksin Untuk Indonesia: Lingkungan Asri Bisnis Berseri

Dengan semakin banyaknya pelaku UMKM yang melek digital, Fiki pun menyebutkan tak sedikit UMKM yang kini mulai bangkit setelah keterpurukan akibat pandemi covid-19. 

Ia pun berpesan, yang kemudian perlu ditekankan adalah bagaimana pelaku UMKM dapat melihat trend masa kini, agar dapat terus bersaing di pasar digital. 

"Karena pandemi ini, trend pasar kan kalau kita lihat saat ini berubah. dengan 'stay at home' orang-orang sekarang berlomba-lomba pengen hidup sehat, mulai dari ngulik tanaman misalnya, atau beli produk herbal biar lebih sehat karena pandemi. Nah mengikuti trand ini penting untuk diketahui produsen supaya produksinya tidak salah sasaran," tukasnya. 

Disisi lain, CEO Credibook Gabriel Frans mengungkapka bahwa aplikasi pembukuan keuangan 'Credibook' juga hadir untuk membantu UMKM dalam literasi financial, dan diharapkan dapat menunjang pelaku UMKM yang mulai merambah pasar digital. 

"Jadi aplikasi yang kita bikin itu membantu memindahkan catatan keuang yang biasanya manual, dipindahkan ke aplikasi.

Dengan menggunakan aplikasi ini, nantinya general reportnya seperti catatan keuangan atau menejemen keuangannya bisa dikontrol,"  terang Frans. 

"Biasanya yang kita perhatikan di bisnis-bisnis kecil menengah itu kan jarang banget kita lihat mereka mengelola keuangan dengan baik. Karena balik lagi literasi finansial yang belum mereka pahami, nah dengan aplikasi ini dapat membantu meningkatkan efisiensi literasi finansial sehingga gak perlu ribet pake buku dan manual," tukasnya. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA

Kemenkop UKM Telah Tindak Lanjuti Temuan BPK Terkait BPUM

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 24 Juni 2021, 10:44 WIB
Sejumlah langkah penyelesaian dilakukan apabila ditemukan penerima tidak sesuai kriteria dan dana belum dicairkan maka dilakukan...
MI/BIRO PERS/SETPERS

Kadin Apresiasi Jokowi akan Buka Munas VIII di Kendari

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 24 Juni 2021, 08:31 WIB
Ketua Umum Kadin Jambi Usman Sulaiman optimistis Munas VIII yang akan dihadiri Presiden Jokowi akan menghasilkan keputusan terbaik untuk...
ANTARA

Stabilitas Keuangan Terjaga, OJK Dorong Percepatan Vaksinasi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 24 Juni 2021, 08:00 WIB
OJK saat ini tengah menggelar vaksinasi massal untuk sektor jasa keuangan dan masyarakat dengan target minimal 345 ribu orang sampai Juli...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Diplomasi Jalur Rempah di Kancah Dunia

Perjalanan sejarah Indonesia terasa hambar tanpa aroma rempah. Warisan sosial, ekonomi, serta budaya dan ilmu pengetahuan itu kini dikemas dan disodorkan kepada dunia untuk diabadikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya