Sabtu 25 September 2021, 06:30 WIB

Semarang Mulai Bangkit dari Pandemi

Ifa/X-10 | Humaniora
Semarang Mulai Bangkit dari Pandemi

Dok. Metro TV
Penampilan grup musik Slank dalam program Vaksin untuk Indonesia di POJ City, Semarang, kemarin.

 

EPISODE Vaksin Slank untuk Indonesia kali ini shooting on location di Semarang, Jawa Tengah. Para personel Slank melihat langsung upaya Semarang untuk bangkit dari pandemi covid-19.

Saat ini, Semarang sudah berada di level 2 PPKM dalam tiga minggu terakhir. Aktivitas masyarakat pun sudah mulai membaik dan bisa berkegiatan di luar ruangan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyebut total pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit di Semarang saat ini ada 71 orang. Angka tersebut turun drastis jika dibandingkan saat puncaknya pada Juli yang mencapai 2.439 orang.

Untuk memantau aktivitas masyarakat dan laporan dari wilayah di bawah, Pemerintah Kota Semarang memiliki dasboard pemantauan dengan teknologi digital. "Jadi, semuanya bisa tiap hari kita pantau," katanya dalam program Vaksin Slank untuk Indonesia yang tayang di Metro TV, tadi malam.

Personel Slank Ivanka cukup takjub dengan kemajuan Kota Semarang. "Komunikasi sama camat udah pake teknologi, terus memonitor pergerakan covid-19, data-data covid-19 update-nya pake teknologi digital," katanya.

Kekaguman juga diutarakan sang drumer, Bimbim. "Balai kota sudah digital semua dan bisa langsung negur, 'Mas, yang baju hijau, coba maskernya dipake'.''

Hendrar Prihadi pun mengajak para personel Slank berkeliling Kota Semarang yang saat ini sudah jauh berubah. Sejumlah tempat telah dilakukan revitalisasi sehingga lebih cantik. Contohnya Kota Tua.

"Kota Tua tadinya gak ada apa-apa. Dulu kalau saya diskusi untuk melakukan perbaikan, hanya semata infrastruktur. Jadi rohnya gak diajak," katanya.

Slank mengapresiasi keberhasilan pemerintah kota menata UKM dan memfasilitasi anak muda untuk berkarya. "Di creative hub, kita ketemu dengan musisi tradisional di sana. Bersyukur kota ini pemerintahnya cukup aware dengan musisi, seniman, dan orang-orang kreatif," kata Ridho, gitaris Slank.

"Kita musisi memang terdampak pandemi covid-19. Namun, kita bersyukur berada di Kota Semarang memang pemerintah kota sangat support dengan musisi dan seniman juga. Sejak 2020 dalam kondisi sulit kita sudah di-support langsung ada festival," ujar Ketua Komunitas Musik Gambang Semarang Ibnu Amar.

Vaksin Slank untuk Indonesia tayang di Metro TV setiap Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam program itu, Slank tidak hanya menyuguhkan musik, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan warga masyarakat dari berbagai latar belakang sosial. (Ifa/X-10)

Baca Juga

Dok.  ITB

Smart-Water EOR Cara Cerdas Dongkrak Industri Migas

👤Asep Kurnia Permadi Kelompok Keilmuan Teknik Reservoir ITB 🕔Selasa 07 Desember 2021, 06:00 WIB
INJEKSI smart-water merupakan salah satu teknik perolehan minyak tahap lanjut (enhanced oil recovery/EOR) yang semakin...
Dok. Kemendikbudriatek

Menjadikan Budaya sebagai Lumbung Pengetahuan

👤Dero Iqbal Mahendra 🕔Selasa 07 Desember 2021, 00:05 WIB
Kelompok Sirel dari Jogjakarta hadir sebagai juara kategori Aplikasi. Sirel berhasil menjadi juara pertama dengan karya aplikasi pemindai...
BMKG

BMKG Siapkan Dashboard Cuaca Kawasan Erupsi Semeru sebagai Panduan Mitigasi Bencana

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 06 Desember 2021, 23:05 WIB
BMKG turut memberikan dukungan dalam upaya mitigasi lanjut serta pencarian, pertolongan dan penyelamatan (Search and Rescue) korban erupsi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya