Rabu 09 Juni 2021, 20:47 WIB

Selamatkan Garuda, Opsi Penukaran Utang dengan Saham Dimunculkan

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Selamatkan Garuda, Opsi Penukaran Utang dengan Saham Dimunculkan

Antara/Muhamamd Iqbal
Pesawat Garuda Indonesia

 

WAKIL  Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mengungkit soal opsi penyelamatan bisnis Garuda Indonesia (GIAA) yang terlilit utang sebesar Rp70 triliun. Opsi tersebut ialah restrukturisasi utang dengan cara penukaran utang dengan saham alias debt equity swap. 

"Memang opsi ini akan membuat pemegang saham terdilusi. Dampak akhirnya, siapa yang memberi utang (kredit) terbesar, maka dia akan menjadi pemilik saham terbesar. Bila nantinya kesepakatannya seperti itu," ujar Kartika dalam diskusi virtual, Rabu (9/6).

Kartika menekankan restrukturisasi neraca keuangan menjadi hal yang wajib dilakukan dalam menyelamatkan bisnis Garuda. Setelah itu juga akan dilakukan restrukturisasi leasing, yang akan memilih pesawat mana yang akan dipakai kedepannya. 

"Kami juga akan memperhatikan bagaimana kontrak dengan leasing, seberapa efisien. Apakah kita kerja sama dengan airlines lain," ucap Kartika.

Dia pun membeberkan permasalahan pelik maskapai tersebut ialah selaman ini terlalu banyak menyewa pesawat dengan harga yang mahal, hingga menimbulkan permasalahan jangka panjang sampai saat ini. 

Baca juga : Pemerintah Gulirkan 5 Kebijakan untuk Dongkrak Penerimaan Migas

"Pesawat yang di sewa di masa lalu itu terlalu banyak dan kemahalan. Ini menjadi penyakit masa lalu Garuda, di mana cost structure-nya (struktur biaya) jauh melebihi dari maskapai yang ada," tutur Kartika.

Tidak hanya menunggak ke pihak leasing, Kartika mengatakan, penundaan pembayaran kewajiban Garuda juga menyasar ke pihak lain, seperti ke Angkasa Pura dan Pertamina.

Sebelumnya, Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza mendorong adanya audit forensik terhadap laporan keuangan Garuda Indonesia dengan melibatkan penegak hukum dan lembaga yang berwenang, seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

"Terkait penyelamatan Garuda Indonesia, saya memandang lebih kepada strategi hukum. Dimulai dengan audit forensik laporan keuangan PT. Garuda Indonesia. Dengan melibatkan BPK, KPK, Kejaksaan Agung lembaga berwenang lainnya," ujar Faisol dalam keterangan resmi, Jumat (4/6). (OL-7)

Baca Juga

Antara

Wall Street Melorot Akibat Kebijakan The Fed Bingungkan Investor

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 17 Juni 2021, 08:05 WIB
TIGA indeks utama Wall Street semuanya merosot pada penutupan perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (17/6), setelah para pejabat Federal...
Antara/Muhammad Adimaja

Jutaan Debitur Sudah Nikmati Subsidi Bunga dari PEN

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 17 Juni 2021, 07:45 WIB
Selain pemberian subsidi bunga, Bank BTN juga telah menyalurkan kredit dari penempatan dana PEN dan penjaminan kredit...
Antara

Dolar Melejit Usai Fed Menarik Kenaikan Suku Bunga ke 2023

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 17 Juni 2021, 07:27 WIB
DOLAR AS melonjak ke level tertinggi hampir enam minggu pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghitung Ancaman Megathrust Pesisir Selatan Jatim

Analisis mengenai potensi gempa dan tsunami harus dijadikan pengingat untuk memperkuat mitigasi kegempaan dan tsunami di wilayah Jawa Timur.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya