Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyebut, Jalan Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung sepanjang 189 kilometer yang merupakan jalan tol terpanjang, mendukung konektivitas di Sumatra.
Mengutip lama resmi BPJT pada Minggu (23/5), dengan waktu pembangunan kurang dari 2,5 tahun dan sudah beroperasi sejak 2019 lalu, Jalan Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung mendapatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan memecahkan rekor yakni pembangunan tol terpanjang di Indonesia.
Baca juga: Sandiaga Janji Datangkan Investasi Rp1 Triliun di KEK Singosari
BPJT menuturkan, jalan tol ini memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antara provinsi Lampung dengan Sumatra Selatan.
Kemudian tol itu dikatakan juga terhubung dengan berbagai kawasan-kawasan produktif, yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, mengurangi biaya logistik, dan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di Pulau Sumatra.
Dketahui, tol yang dibangun sejak Juli 2018 ini memakan anggaran Rp21,95 triliun. Jalan Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung terbagi menjadi 2 seksi, yaitu Seksi I ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang sepanjang 112 km. Kemudian Seksi II ruas Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 77 Km.
Nantinya Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) ditargetkan akan tersambung dari Lampung hingga Aceh pada tahun 2024 mendatang. Hingga saat ini telah beroperasi sepanjang 653 Km yang terdiri dari 9 ruas tol. Ke-9 ruas tol tersebut yakni :
1. Bakauheni - Terbanggi Besar 140 Km
2. Terbanggi Besar - Kayu Agung 189 Km
3. Kayu Agung - Palembang - Betung 38 Km
4. Belawan - Medan - Tanjung Morawa 43 Km
5. Medan - Binjai 13 Km
6. Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi 62 Km
7. Palembang - Indralaya 22 Km
8. Sigli - Banda Aceh Seksi 4 14 Km
9. Pekanbaru - Dumai 132 Km. (H-3)
PT Hutama Karya menggelar Apel Siaga Mudik Lebaran 2026 sebagai langkah memperkuat kesiapan operasional dan layanan di Trans Sumatra.
SECARA kumulatif, total trafik harian pada ruas tol Trans Sumatra yang telah beroperasi mencapai 120.757 kendaraan, atau meningkat 28,78% pada libur Isra Mikraj dibandingkan trafik normal.
MENGANTISIPASI lonjakan arus lalu lintas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) rest area di Tol Trans Sumatra beroperasi 24 jam penuh.
Di balik skema mega strategis ini, hambatan di lapangan tidak bisa diabaikan. Salah satu tantangan utama adalah pengadaan lahan, yang membutuhkan lebih dari 35.000 hektare.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penyitaan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di sekitar Jalan Tol Trans Sumatra (JTSS).
Salah satu di antara mereka yakni mantan Direktur Utama PT Hutama Karya Realitindo Koentjoro dan eks Direktur PT STJ Setya Shri Laksana.
Sebagai tambahan layanan darurat, Pertamina juga menyiagakan layanan motoris yang bertugas membantu pengendara yang mengalami kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.
Selain itu, disediakan 15 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) fungsional di berbagai titik strategis.
“Pembatasan ini akan mulai diberlakukan pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Astra Infra sebagai penyedia layanan infrastruktur publik khususnya jalan tol, siap melayani pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman mereka.
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) menargetkan kondisi jalan tol dalam menghadapi periode mudik Lebaran 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved