Selasa 04 Mei 2021, 21:42 WIB

Efisiensi Topang Kinerja Positif Semen Baturaja

Dwi Apriani | Ekonomi
Efisiensi Topang Kinerja Positif Semen Baturaja

MI/Dwi Apriani
Karyawan PT SMBR mengecek kualitas produksi semen di salah satu gudang di Baturaja, OKU, Sumsel.

 

PANDEMI Covid-19 masih memberikan dampak yang sangat besar bagi berbagai jenis usaha dan industri di Tanah Air. Untuk itu, kebijakan perusahaan harus tepat agar perusahaan tetap dapat berjalan baik dan tidak goyang karena dampak pandemi tersebut.

Diantaranya efisiensi biaya usaha dan optimalisasi di bidang produksi menjadi hal penting agar kinerja perusahaan dan kinerja keuangannya tetap membaik. Itu juga yang dijalani PT Semen Baturaja (Persero) Tbk atau SMBR yang menilai program efisiensi yang dilakukan telah efektif memperbaiki kinerja keuangan perseroan yang tumbuh positif pada triwulan pertama tahun ini.

Direktur Pemasaran SMBR, Mukhamad Saifudin, mengatakan perusahaan telah melakukan efisiensi biaya usaha dan optimalisasi di bidang produksi.

"Kami manfaatkan limbah sebagai bahan baku subtitusi, optimalisasi penggunaan batu bara kalori rendah dan operasi Pabrik Baturaja II," katanya, Selasa (4/5/2021).

Merujuk pada data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), pertumbuhan demand semen pada tahun 2021 menunjukkan tren peningkatan di mana tumbuh 2,2 persen.

Sementara pertumbuhan volume penjualan yang mampu diraih SMBR selama periode tersebut sebesar 21,5 persen dibandingkan triwulan I/2020 (yoy). Adapun pendapatan perusahaan naik 20 persen dibanding tahun lalu.

Saifudin menambahkan kenaikan pendapatan juga disokong oleh perbaikan saluran dan sistem distribusi produsen semen pelat merah itu. "Penguatan sistem informasi pemasaran kami juga mampu mendorong peningkatan volume penjualan," ujarnya.

Ia mengemukakan keberlanjutan inisiatif strategis pada efisiensi biaya juga mampu menurunkan beban pokok penjualan 21 persen dibanding periode yang sama tahun 2020. Sehingga, perseroan mampu mencetak laba bersih senilai Rp17,9 miliar pada triwulan I/2021.

"Kondisi itu berbanding terbalik dengan triwulan I/2020, di mana kami mengalami kerugian.  Selain itu, arus kas bersih perusahaan juga telah stabil senilai Rp86,4 miliar," katanya.

Menurut Saifudin, perseroan optimistis target penjualan yang dipatok untuk tahun 2021 dapat tercapai. Apalagi, kata dia, pertumbuhan semen di wilayah Sumatra positif seiring permintaan yang terus meningkat setiap bulan.

"Tentu sebagai pabrik semen di Sumatra, Semen Baturaja terus menjaga pertumbuhan penjualan untuk memenuhi demand di Sumsel, Jambi, Lampung, Bengkulu dan Bangka Belitung," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Hingga April, Serapan Anggaran Kementerian PUPR Capai Rp33,33 T

 

 

Baca Juga

uk.finance.yahoo.com

Saham Wall Street Dibuka Lebih Tinggi, Dow Jones Teratas

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 02:00 WIB
Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka lebih tinggi pada perdagangan Jumat (14/5) pagi waktu setempat,...
usatoday.com

Usai Vaksinasi, AirBNB Mengalami Peningkatan Pendapatan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 01:00 WIB
Vaksinasi menyebabkan meningkatnya pemesanan karena orang- orang memilih untuk mulai berlibur di luar...
Antara

Efek Lebaran, Harga Daging Sapi Diprediksi Masih Tinggi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 14 Mei 2021, 22:42 WIB
Sejak H-7 lebaran hingga hari ini (14/5), harga pangan tersebut dilaporkan berada dikisaran Rp120 ribu hingga 150 ribu per...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya