Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYEBARAN informasi negatif kelapa sawit di Indonesia dinilai telah melewati batas. Tidak hanya merusak citra positif kelapa sawit di mata masyarakat Indonesia, tetapi secara terstruktur juga telah menyasar ke arah yang lebih spesifik termasuk ke generasi usia sekolah.
Menyikapi hal ini, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menggandeng Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk mendiseminasikan fakta objektif kelapa sawit kepada para Guru dan Siswa/Siswi. Salah satu wilayah yang mendapat kesempatan untuk melakukan kegiatan ini ialah Dinas Pendidikan Provinsi Banten.
Melalui kegiatan ini disampaikan berbagai informasi pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan yang berkontribusi bagi perekonomian negara, kehidupan sosial masyarakat, peningkatan kesejahteraan petani, serta memperhatikan pula kelestarian lingkungan hidup.
Kepala Bidang SMA, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Lukman menegaskan, phaknya secara penuh mendukung dan mengapresiasi upaya penyebaran informasi kelapa sawit di dunia Pendidikan.
“Selama ini, Banten sudah 20 tahun tidak ada berbicara tentang kelapa sawit di dunia pendidikan. Padahal, Banten itu ada sekitar 20.000 hektar kebun sawit yang tersebar di Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Mengapa potensi ini tidak kita coba,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Senin (12/4).
Lukman juga menegaskan, sektor kelapa sawit dari hulu ke hilir berpotensi membuka lapangan pekerjaan bagi peserta didik di tingkat SMA dan SMK di Provinsi Banten.
Baca juga : Komoditas Pangan di Bulan Puasa Aman Terkendali
“PGRI bersama-sama Dinas Pendidikan coba untuk memetakan terutama anak-anak lulusan SMK. Jangan hanya mengejar perusahaan dan industri-industri yang begitu wah, tapi coba kembali ke sini (bekerja di sektor kelapa sawit). Sehingga hasil ini dapat menutupi pengangguran yang dihasilkan dari dunia Pendidikan,” ujar Lukman.
Senada dengan Lukman, Ketua Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Provinsi Banten Untung Supriyanto menyatakan dukungannya terhadap penyebaran informasi dan keilmuan terkait kelapa sawit. Hal ini dikarenakan, kelapa sawit berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia dan juga masyarakat di Provinsi Banten.
“Kami akan selalu dukung diseminasi informasi sawit baik melalui musyawarah dengan guru, webinar, maupun diskusi di tingkat kabupaten/kota,” kata Untung.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Petani Sawit Indonesia (Apkasindo) Banten Wawan menambahkan, dukungan dari asosiasi sawit terhadap peningkatan SDM dan diseminasi informasi positif sawit dalam dunia Pendidikan ditunjukkan melalui pendirian SMK Pertanian Kelapa Sawit di Provinsi Banten.
"Kurikulum Pendidikan dalam sekolah ini mengacu pada kurikulum Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi. Kegiatan pembelajaran direncanakan akan dilangsungkan pada tahun 2021 ini," pungkas Wawan. (OL-7)
Normansyah menegaskan BPDP berkomitmen berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kementerian terkait dalam mempercepat program-program perkebunan tersebut.
Di tengah harga energi global yang masih bergejolak dan tekanan impor bahan bakar minyak yang terus membayangi anggaran negara, kebijakan energi kini tak lagi sekadar urusan teknis.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
BERBAGAI komentar negatif terus dinarasikan dalam beberapa bulan terakhir ini terkait dengan komoditas nonmigas andalan utama ekonomi nasional, yakni kelapa sawit.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Dengan mengurangi harga barang yang dilaporkan, maka bea masuk yang dibayarkan juga akan berkurang dan hal tersebut sangat merugikan ekonomi dari sisi pendapatan negara.
Pada tahun 2025, RPJMD Provinsi Banten menetapkan delapan target dari sembilan indikator makro.
Diduga karena kurangnya kehati-hatian pengemudi, bus hilang kendali dan menabrak bagian belakang truk yang berada tepat di depannya.
Puncak HPN 2026 di Banten menegaskan pentingnya peran pers sebagai penjaga kualitas informasi di era digital dan AI.
Ketua BAZNAS Kota Tangsel Mohamad Subhan mengutarakan sinergi antar-lembaga zakat menjadi kunci dalam menggali potensi zakat secara optimal, khususnya di Provinsi Banten.
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved