Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mengumumkan akan menaikkan rasio kredit UMKM dari 18%-20% menjadi 30% dari total kredit nasional. Hal ini menunjukkan semangat yang luar biasa dari pemerintah untuk memajukan UMKM nasional yang didukung dengan peningkatan pinjaman dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta untuk kredit tanpa jaminan.
Akan tetapi hal ini sulit dijalankan jika tidak diberlakukan aturan pendukungnya dan infrastruktur implementasinya tidak disiapkan. Menurut Sekjen PKPBerdikari Osmar Tanjung, perbankan di tengah pandemi covid-19 bermain aman di tempat yang terang benderang dengan ramai-ramai menggelontorkan uang untuk membeli surat berharga nasional (SBN), dengan bunga yang menjanjikan 6%-7%.
Perbankan 'takut' mengambil risiko menggelontorkan kredit usaha rakyat (KUR) untuk UMKM. Yang menjadi pertanyaan saat ini, apakah memang itu maksud dan tujuan didirikan perbankan di Indonesia yang berasaskan Pancasila?
Di lain hal, pemerintah juga harus memberikan insentif kepada perbankan, semisal pajak dengan syarat tertentu. Syarat tersebut seperti memenuhi portofolio pembiayaan untuk UMKM 30% dari total kredit setiap bank. Jika tidak, perbankan akan tetap cenderung bermain aman dengan terus membeli SBN yang zero risk.
Dari data yang ada, pada 2019 SBN yang dimiliki perbankan sebesar Rp581 triliun. SBN naik lebih dari dua kali lipat pada 2020 menjadi Rp1.375 triliun. Seharusnya perbankan tidak hanya membeli SBN secara besar-besaran, tetapi juga meningkatkan penyaluran kreditnya ke UMKM. Ini karena dengan pembelian SBN oleh perbankan tidak menimbulkan multiplier yang besar dibandingkan dengan menyalurkan pembiayaan kepada UMKM.
Pembelian SBN oleh perbankan semata-mata mencari profit di tengah pandemi covid-19 dipandang tidak bijak di tengah krisis ekonomi. Perbankan, tambah Osmar, terutama kelompok Himbara, juga punya tugas sosial dan tugas turut menyejahterakan rakyat dan memajukan bangsa. Bagi Osmar, yang juga mantan Sekjen Seknas Jokowi, poin utama dari arahan Presiden Jokowi pada ratas barusan yakni menyalurkan bantuan modal ke usaha mikro dan kecil segera, dampingi mereka, dan bangkitkan ekonomi nasional.
Segera menyiapkan infrastruktur percepatan kebangkitan ekonomi nasional. Jangan lagi melempar diskursus yang tidak produktif. Kerjakan saja tupoksi masing-masing kementerian dengan amanah. "Jika tidak, saya akan ganti menteri-menterinya. Kira-kira begitu bacaan saya dari gestur dan makna yang terkandung dari perintah Presiden Jokowi pada ratas terkait UMKM," tutup Osmar. (RO/OL-14)
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
RUPIAH berada di bawah tekanan seiring kenaikan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun yang menembus level 6,45% pada perdagangan Jumat, (20/2).
Kebijakan debt switching, yakni penukaran tenor surat utang pemerintah dengan instrumen baru yang memiliki jatuh tempo lebih panjang, akan dijalankan pada tahun ini.
Di tengah ketidakpastian pasar global dan naik-turun instrumen investasi, banyak orang mulai mencari pilihan yang lebih stabil, transparan, dan mudah diakses.
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mengajak masyarakat untuk mengalokasikan investasi mereka ke SBN.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa disarankan buka-bukaan data terkait dengan dana beberapa pemerintah daerah (pemda) yang diklaim mengendap di bank.
Menkeu Purbaya diminta untuk segera melakukan pembenahan manajemen utang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved