Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor ikan beku ke Amerika Serikat (AS) pada pekan kedua Maret 2021.
"Hal ini dilakukan karena minat pembeli asal AS akan ikan tuna beku asal Sulut cukup tinggi," kata Kabid Daglu Disperindag Sulut Darwin Muksin, di Manado, Selasa (23/3).
Ikan beku yang diekspor ke Amerika Serikat kali ini sebanyak 18 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar US$149.625.
Darwin mengatakan pasar Amerika sangat sulit untuk diyakinkan suatu produk bisa masuk ke negara tersebut, butuh perjuangan yang panjang.Sehingga, katanya, pengekspor asal Sulut harus bisa memanfaatkan kesempatan yang telah terbuka ini. Ia berharap kegiatan ekspor ini akan rutin dilakukan, sehingga memberikan dampak cukup besar pada pertumbuhan ekonomi di daerah.
Pengekspor, katanya, harus menjaga kualitas maupun kuantitas produk sehingga kerja sama ini bisa berlanjut terus. Pemerintah, katanya, akan terus mencari pasar baru bagi pengekspor di Sulut. (Ant/OL-12)
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan regulasi baru untuk mempermudah layanan perizinan usaha di sektor perikanan.
DOSEN UGM mengomentari penarikan (recall) terhadap produk udang beku merek Great Value di AS yang diimpor dari perusahaan Indonesia karena mengandung radioaktif.
MENYONGSONG satu abad kemerdekaan Indonesia, kedaulatan pangan menjadi agenda prioritas yang wajib dimenangkan.
SEBANYAK 50 Ketua DPD KNTI se-Sumatra dan Koperasi Perikanan melaksanakan Rapat Konsolidasi penguatan simpul jaringan koperasi perikanan di wilayah Sumatra dan Kepulauan Riau.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved