Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA pemerintah mengimpor beras 1,5 juta ton dikhawatirkan akan berdampak langsung terhadap petani dan pedagang.
Menurut Wakil Ketua Umum Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Billy Haryanto harga gabah akan naik
"Kalau impor terjadi, harga gabah bakal anjlok. Dampaknya petani yang rugi. Bisa mati," kata Billy, Senin (8/3).
Selain diputuskan saat petani domestik memasuki puncak panen raya musim tanam pertama 2020/2021, rencana pemerintah mengimpor beras diputuskan di tengah proyeksi produksi yang lebih tinggi tahun ini. Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan, produksi beras sepanjang Januari-April 2021 mencapai 14,54 juta ton, naik 26,84 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2020 yang mencapai 11,46 juta ton.
Menurut Billy, langkah pemerintah yang hendak mengimpor beras jutaan ton tak tepat karena di saat stok tengah melimpah. Buktinya, kata dia, harga beras di pasaran di kisaran Rp 7.500-9.500 per kilogram, jauh di bawah harga eceran tertinggi sebesar Rp 12.500.
Selain itu, Billy menilai pemerintah tidak peka karena mengumumkan rencana impor di saat panen raya. Di Sragen, Jawa Tengah, misalnya, gabah melimpah ruah karena tengah panen.
"Kalau seperti ini harga gabah bisa jatuh. Pemerintah tidak sopan sama petani," tandasnya.
Rencana pemerintah membuka keran impor beras diusulkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto rapat kerja Kementerian Perdagangan 2021, Kamis (4/3).
Airlangga menyebutkan, pemerintah mengupayakan impor beras 500.000 ton untuk cadangan beras pemerintah (CBP) dan 500.000 ton untuk kebutuhan Bulog. Pemerintah melihat pentingnya penyediaan pangan, salah satunya beras, dengan stok 1 juta-1,5 juta ton.
Sementara itu, anggota DPR RI Komisi IV Hermanto menyatakan, anggaran impor itu sebaiknya dioptimalkan untuk pemberdayaan dan pembelian beras-beras petani yang saat ini sedang panen di lokasi-lokasi food estate.
Food estate adalah program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar. Sebuah misi bersama untuk menciptakan ketahanan pangan jangka panjang. (Ant/OL-8)
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Seorang petani di Bener Meriah, Aceh, meninggal dunia setelah diserang kawanan gajah liar saat mencoba mengusir satwa tersebut dari kebunnya.
Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong Gerakan Pramuka menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan pertanian nasional, khususnya dalam mencetak generasi muda petani.
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved