Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menyambut baik hasil referendum Swiss yang menyetujui kerja sama ekonomi dengan Indonesia soal ekspor minyak kelapa sawit atau CPO.
Hasil referendum tersebut, ungkap Lutfi, menunjukkan komitmen Swiss dalam mendukung terwujudnya kerja sama kedua negara dalam skema Indonesia–European Free Trade Association Comprehensive Economic Partnership Agreement (Indonesia–EFTA CEPA atau IE–CEPA).
“Saya mengucapkan selamat atas pelaksanaan referendum di Swiss pada 7 Maret 2021 yang berjalan lancar dengan hasil positif. Pemerintah Indonesia sangat menghormati proses demokrasi yang ada di Swiss, dan hasil referendum ini memberikan angin segar bagi implementasi IE–CEPA segera,” kata Mendag dalam keterangannya, Senin (8/3).
Pernyataan tersebut disampaikan Lutfi secara khusus dalam pembicaraan melalui telepon dengan Head of Federal Department of Economic Affairs, Education and Research Swiss, Guy Parmelin, Senin (8/3).
Mendag mengatakan, Guy Parmelin optimistis hubungan dagang Indonesia dan Swiss akan meningkat dengan adanya IE–CEPA. Dalam pembicaraan telepon tersebut, keduanya menyambut baik rencana kerja sama di bidang keberkelanjutan (sustainability).
Salah satunya, ucap Lutfi, lewat Indonesia–Swiss Economic Cooperation and Development Programme 2021-2024, dengan salah satu fokus kerja samanya yaitu terkait rantai nilai yang berkelanjutan (sustainable value chain).
Baca juga: Akhirnya, RI Bisa Ekspor Minyak Kelapa Sawit ke Swiss
Dia juga menyampaikan, dukungan mayoritas 51,6% warga Swiss dalam referendum IE–CEPA menjadi kabar positif bagi hubungan perdagangan Indonesia dan Swiss.
“Perdagangan kedua negara akan makin meningkat lagi,” pungkas Lutfi.
Lutfi menambahkan, dengan diratifikasinya IE–CEPA oleh Swiss, Indonesia juga akan segera mempercepat proses ratifikasinya di DPR sehingga implementasi IE–CEPA dapat segera terlaksana.
Indonesia dan negara-negara EFTA (Swiss, Norwegia, Islandia, dan Liechtenstein) mengaku berkomitmen meningkatkan perdagangan demi pemulihan ekonomi, termasuk peningkatan investasi dan mendukung industrialisasi di Indonesia.
Perjanjian IE–CEPA sendiri disebutkan telah ditandatangani pada 16 Desember 2018 di Jakarta. Dari sisi ekspor nonmigas, pada 2020 ekspor Indonesia ke EFTA mencapai US$2,45 miliar dan impor dari EFTA tercatat sebesar US$830 juta.
Kondisi tersebut dikatakan, menyumbang surplus bagi neraca perdagangan nonmigas Indonesia sebesar US$1,62 miliar. Dari angka itu sebesar 97,77% ekspor Indonesia ke EFTA diserap oleh Swiss. Di sisi lain, impor Indonesia dari EFTA datang dari Swiss sebesar 81,33%.(OL-5)
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi asing sebagai bagian dari upaya mempercepat kemakmuran nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved