Selasa 02 Maret 2021, 17:58 WIB

Nongsa Digital Town Dorong Industri Digital di Batam

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Nongsa Digital Town Dorong Industri Digital di Batam

DOK Sinar Mas Land.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam peluncuran virtual Nongsa Digital Town, Selasa (2/3).

 

NONGSA Digital Town atau Nongsa D-Town Batam resmi diluncurkan pada Selasa (2/3). Itu merupakan buah dari kerja sama bilateral Indonesia-Singapura untuk mendorong perkembangan industri digital di Batam.

"Saya sangat berharap dengan dibukanya Nongsa D-Town menjadi tonggak penting bagi perkembangan industri digital di Batam dan menjadi batu loncatan untuk meningkatkan kerja sama Indonesia dan Singapura di masa depan," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam peluncuran virtual Nongsa Digital Town dikutip dari siaran pers, Selasa (3/2).

Menurutnya, peluncuran Nongsa D-Town siang ini dapat menjadi bukti kerja sama yang saling menguntungkan antara sektor publik dan swasta kedua negara. Perkembangan industri digital di Batam sejalan dengan strategi pembangunan tematik Batam dalam Masterplan Percepatan Pembangunan wilayah Batam-Bintan-Karimun-Tanjungpinang (BBKT).

Untuk mencapai target pertumbuhan 5,8% pada 2020-2025, daerah BBKT membutuhkan investasi tahunan rata-rata Rp75 triliun. Di antara kawasan lain, Batam akan memiliki peran yang signifikan karena diharapkan dapat memberikan kontribusi terbesar terhadap total investasi yang masuk ke kawasan tersebut.

Batam memiliki keunggulan geostrategis karena lokasinya yang dekat dengan Singapura. Batam diharapkan berfungsi sebagai jembatan digital untuk menghubungkan Singapura ke kota-kota lain yang sedang berkembang di Indonesia.

Pengembangan Batam sebagai jembatan digital juga telah dicita-citakan oleh Presiden Joko Widodo dalam Leaders Retreat tahun 2017. "Salah satu sorotan kerja sama bilateral kita yang baru-baru ini disahkan oleh Menteri Chan dan saya pada Pertemuan Tingkat Menteri ke-10 tahun 2020 adalah perkembangan industri digital di Batam melalui pembentukan pusat data," kata Airlangga.

Dia menerangkan pentingnya teknologi digital di masa pandemi ini. Menurut Airlangga, teknologi digital telah membantu pemerintah dan swasta dalam merampingkan proses bisnis yang rumit. Selain itu, teknologi digital juga membantu mempromosikan lingkungan kerja yang lebih praktis dan fleksibel selama pandemi.

"Pascapandemi, saya melihat perlunya bisnis menjadi lebih adaptif terhadap transformasi teknologi, agar pekerja juga lebih paham secara digital," pungkas Airlangga. (OL-14)

Baca Juga

AFP/Eric Piermont.

Krisis Cip Dorong Penjualan Mobil Eropa ke Titik Terendah Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 18 Januari 2022, 15:07 WIB
Pandemi juga telah membuat harga banyak bahan baku melonjak dan menyebabkan kekurangan tenaga kerja di beberapa...
MI/Jhoni Kristian.

DPR dan Kemenaker Didesak Panggil Elite SP Pertamina

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 18 Januari 2022, 14:48 WIB
Ajakan ini juga ia tujukan terhadap serikat pekerja lain di seluruh badan usaha milik pemerintah yang memiliki tanggung jawab besar...
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Gakoptindo Paparkan Kelebihan dan Kekurangan Kedelai

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 18 Januari 2022, 14:00 WIB
Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia mem.aparkan terdapat kelebihan dan kekurangan dari produk kedelai impor maupun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya