Senin 01 Maret 2021, 10:59 WIB

Investor Masih Mewaspadai Imbal Hasil Obligasi AS

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Investor Masih Mewaspadai Imbal Hasil Obligasi AS

Ilustrasi
Investasi

 

INDEKS Harga Saham Gabungan Perdagangan, Senin (1/3), dibuka pada level 6.281,86 (+0,64%) dari penutupan pekan lalu di 6.241,76.

Investor masih tetap cemas terhadap imbal hasil obligasi US Treasury Yield yang terus meningkat hingga level 1,6% pada perdagangan Kamis lalu, meski berhasil turun ke level 1,41%.

"Saat ini investor masih cukup positif terhadap kondisi vaksinasi covid-19, dimana Johnson & Johnson baru saja mendapat rekomendasi penggunaan vaksin produksinya untuk pasien usia 18 tahun ke atas," kata Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper, Senin (1/3).

Hal tersebut menambahkan harapan pemulihan ekonomi yang lebih cepat dari perkiraan dampak Covid-19.

Baca juga: Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS Cemaskan Negara Berkembang

Bursa Asia dibuka menguat seiring dengan data ekonomi Tiongkok yang dilaporkan membaik. PMI manufaktur indeks Tiongkok tercatat pada level 50,6, masih menunjukan pertumbuhan meskipun di bawah PMI Januari yaitu 51,3. Peningkatan saham di Asia disebabkan oleh meredanya yield obligasi yang terjadi minggu lalu.

IHSG diprediksi bergerak cenderung melemah pada rentang 6.300-6.182. Secara teknikal indicator berada di area overbought (jenuh beli) yang mengindikasikan trend pelemahan.

Pergerakan akan dipengaruhi hasil voting DPR Amerika Serikat yang telah menyetujui kebijakan stimulus. Dari dalam negeri investor akan mencermati rilis data manufaktur dan data inflasi.(OL-5)

Baca Juga

Dok PBNU

Sawit Bantu Entaskan Papua dari Jurang Kemiskinan

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 13 April 2021, 23:45 WIB
Ia memastikan, pemerintah siap memberikan insentif bagi pelaku usaha dan petani guna mendukung berkembangnya industri sawit di Papua dan...
123RF

Bijak Kelola Keuangan Saat Ramadan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 22:05 WIB
Pandemi juga mengubah hampir seluruh lini kehidupan, termasuk perekonomian bahkan psikologis...
MI/Agus Mulyawan

Jokowi Tawari Merkel Kawasan Industri Khusus bagi Korporasi Jerman

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 13 April 2021, 22:01 WIB
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara membahas secara terbuka beberapa isu bilateral, seperti kerja sama di bidang kesehatan,...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya