Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) menyatakan program vaksinasi covid-19 sebagai kunci untuk mengungkit konsumsi masyarakat di masa pemulihan ekonomi. Sebab, vaksinasi akan menimbulkan kepercayaan masyarakat untuk kembali beraktivitas.
“Proses vaksinasi ini memang memberikan sentimen positif. Harapannya juga akan real bisa menaikkan aktivitas ekonomi masyarakat. Khususnya untuk koorporasi, supaya bisa meng-hire tenaga kerja yang sempat lay off pada 2020,” tutur Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu dalam diskusi virtual, Selasa (26/1).
“Sepanjang 2020, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) di perbankan itu tinggi sekali. Artinya, masyarakat yang mampu, kelas menengah ke atas, itu tidak belanja. Bukan karena tidak punya uang, tapi karena mobilitasnya sangat dibatasi. Ini kunci pentingnya vaksinasi. Program ini harus berjalan dengan baik,” imbuh Febrio.
Baca juga: Ekonomi Terdampak PPKM, Proyeksi Pertumbuhan Dipangkas
Meski program vaksinasi sudah mulai berjalan, dia berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Pada saat yang sama, pemerintah akan meningkatkan testing, tracing dan treatment (3T), agar kasus covid-19 bisa dikendalikan.
Untuk menerapkan dua langkah tersebut, lanjut Febrio, diperlukan kerja sama dan dukungan dari masyarakat. Jika tidak ada dukungan, penyebaran covid-19 akan terus meluas dan mengakibatkan pembatasan mobilitas.
Baca juga: Pusat Sudah Bangun Tol, Presiden: Pemda Harus Gaet Investasi
“Besar harapan kami masyarakat bisa mendukung proses vaksinasi. Karena dengan itu, kita bisa memulihkan aktivitas perekonomian," pungkasnya.
Untuk masyarakat menengah ke bawah, pemerintah terus melanjutkan program perlindungan sosial. Berbagai dukungan fiskal yang diberikan melalui bantuan sosial, dinilai efektif untuk menahan laju pelemahan konsumsi masyarakat.
Berdasarkan data Kemenko Bidang Perekonomian, anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 mencapai Rp533,09 triliun. Salah satu klaster prioritas dalam program tersebut, yakni perlindungan sosial. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp150,96 triliun.(OL-11)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved