Selasa 26 Januari 2021, 12:43 WIB

Pusat Sudah Bangun Tol, Presiden: Pemda Harus Gaet Investasi

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Pusat Sudah Bangun Tol, Presiden: Pemda Harus Gaet Investasi

MI/Rudi Kurniawansyah
Ilustrasi Tol Trans-Sumatra

 

PRESIDEN Joko Widodo berpesan kepada seluruh kepala daerah di Sumatra Selatan mulai dari gubernur, bupati hingga wali kota untuk segera mengintegrasikan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang dengan sentra-sentra ekonomi masyarakat.

Akses penghubung harus diberikan agar infrastruktur tersebut dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

"Ini adalah tugas pemerintah provinsi, tugas pemerintah daerah di sepanjang koridor ini," ujar Jokowi saat meresmikan Tol Kayu Agung-Palembang, Selasa (26/1).

Jika belum ada sentra ekonomi yang bisa diintegrasikan, kepala negara meminta seluruh kepala daerah untuk menarik investor masuk dan menanamkan modal di sekitar ruas tol tersebut.

"Ada banyak lahan yang bisa dikembangkan sebagai kawasan produktif. Ada potensi besar yang bisa dikembangkan, bisa pertanian, perkebunan, pariwisata, pertambangan Ini akan meningkatkan nilai ekonomi dari produk-produk yang dihasilkan," tuturnya.

Baca juga: Tol Kayu Agung-Palembang Pangkas 75% Jarak Tempuh

Seluruh peluang tersebut, imbuh Jokowi, harus ditawarkan secara agresif. Karena akan sangat disayangkan jika sumber daya yang potensial tidak dimanfaatkan dengan baik demi kepentingan masyarakat.

"Pemerintah daerah sudah punya infrastruktur tol ini. Jadikan ini sebagai sebuah keunggulan, daya tarik kepada para investor untuk mengembangkan investasi Sumatera Selatan," pungkas Presiden Jokowi.(OL-5)

Baca Juga

Antara

Udang Beku Cilacap Jangkau Negeri Sakura

👤 Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 05 Maret 2021, 11:14 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaporkan, sebanyak 18.049,47 kilogram (kg) udang beku senilai US$233 ribu asal Cilacap, Jawa...
Antara

Kemenkop UKM Upayakan Penurunan Tarif Ekspor Buah Segar UKM

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 05 Maret 2021, 11:08 WIB
Saat ini, ekspor buah segar Indonesia ke Jepang, Korea, Pakistan, dan Eropa dikenai tarif yang lebih tinggi dibandingkan negara pesaing...
Antara

Cadangan Devisa Februari 2021 Naik Tipis US$0,8 Miliar

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 05 Maret 2021, 11:00 WIB
Bank Indonesia mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2021 sebesar US$138,8 miliar, meningkat dari  posisi pada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya