Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam rangka ulang tahun Komunitas Tangan Di Atas (TDA) yang ke-15, digelarlah acara rutin tahunannya yaitu Pesta Wirausaha. Namun kali ini Pesta Wirausaha digelar secara daring melalui laman pestawirausaha.id dan namanya menjadi Pesta Wirausaha Virtual.
Lebih dari 500 orang dari seluruh Indonesia hadiri Pesta Wirausaha Virtual 2021 yang diselenggarakan oleh TDA pada 22 hingga 23 Januari 2021 silam.
“Brand hari ini di media sosial harus berbuat, tidak hanya menancapkan awareness tapi juga memberi kebaikan atau menjadi bermanfaat bagi publik. Lebih daripada bikin makanan yang mengenyangkan, tapi juga harus bisa memberikan kontribusi terhadap masyarakat,” kata Handoko Hendroyono (aktivis brand) melalui siaran pers yang diterima Media Indonesia, Senin (25/1).
TDA dengan tagline-nya #KolaborAksiUntukNegeri berkolaborasi dengan lebih dari 30 pihak untuk mengisi rangkaian Pesta Wirausaha Virtual 2021 dan bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai dunia seputar bisnis.
Dengan mengedukasi masyarakat Indonesia seputar dunia bisnis, TDA dengan Pesta Wirausaha juga berharap untuk menguatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama di era setelah pandemi.
“Entrepreneur di Indonesia masih dibawah 3% dari total populasi, angka yang masih sangat kecil sebetulnya,” ujar Dr. Jacky Mussry (Presiden ICSB) dalam segmen Panggung Inspirasi.
“Perempuan, terutama Ibu-ibu yang memakan lebih dari setengah populasi di dunia termasuk Indonesia, dan sekitar 34% small enterprises dimiliki oleh Ibu-ibu. Dengan demikian kalau Ibu-ibu ini dikuatkan secara entrepreneurial dan professional, komunitas woman entrepreneur akan lebih kuat. Kalau woman entrepreneur lebih kuat, maka SME (small and medium-sized enterprises) lebih kuat, dan kalau SME lebih kuat, maka akan punya pengaruh signifikan terhadap economy growth dari negara kita.” tambahnya.
Panggung Inspirasi sebagai segmen utama menghadirkan 15 narasumber dan dibagi menjadi dua kategori yaitu Content Day dan Sales Channel Day. Pada segmen ini para peserta sebagai pelaku UMKM belajar berbagai hal mengenai bisnis dan bagaimana untuk bangkit di era setelah pandemi.
Pesta Wirausaha Virtual 2021 menyediakan dua akses bagi mereka yang ingin berpartisipasi, yakni akses berbayar dan free access, baik itu melalui aplikasi atau Web di virtual.pestawirausaha.id. Dibuka pada 22 Januari 2021 dengan Panggung Inspirasi kategori Content Day, tujuh narasumber membahas mengenai do good brand dan local pride serta serba serbi konten termasuk pemanfaatan TikTok untuk bisnis. Bersamaan dengan Panggung Inspirasi berlangsung juga TDA Talks di TDA Lounge yang diisi oleh pembicara-pembicara dari TDA.
Panggung Inspirasi juga hadir pada tanggal 23 Januari 2021 dengan kategori Sales Channel Day, membahas serba-serbi bisnis seperti Shopee, Marketplace dan Bisnis Online, Do’s and Don’ts Legal for Scale Up, Global Small Business Trend For 2021, dan masih banyak lagi.
“Kenapa saya ikut Pesta wirausaha? Karena acara nya memang selalu dikemas dengan spektakuler dan selalu banyak insight yang didapat baik dari narasumber, panita dan peserta nya untuk bisa di aplikasikan ke bisnis kita. Yang biasa nya ikutan offline kini bisa ikutan secara virtual karena menyesuaikan keadaan pandemi saat Ini Tapi tidak menjadikan sebuah alasan tidak ikut acara nya....” ujar @wahyucraft_official, salah satu pemenang Quiz yang diadakan di Instagram @pestawirausahatda.
Beberapa segmen Pesta Wirausaha Virtual, terutama TDA Talk dapat disaksikan kembali di TDA TV (YouTube).
Komunitas Tangan Di Atas (TDA) merupakan komunitas wirausaha terbesar di Indonesia dengan anggota sejumlah 20.000 member yang terdaftar dan tersebar di 95 kota di seluruh Indonesia, dan lima negara lain yaitu Malaysia, Singapura, Hongkong, Mesir, dan Australia. Melalui tagline-nya #KolaboraksiUntukNegeri, TDA menjalankan misinya untuk menjadi komunitas pengusaha terkemuka yang memiliki kontribusi positif bagi peradaban melalui program-program seperti Beli TDA, TDA Peduli, TDA Tanggap Corona, dan TDA TV. (RO/OL-12)
Acara dibuka dengan pawai komunitas yang menempuh rute sejauh kurang lebih 2 kilometer dengan mengenakan piyama, sebagai simbol mimpi yang dibawa ke jalan.
Tanpa skrining berkala, masyarakat seringkali baru menyadari kondisi kesehatannya setelah muncul komplikasi.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Bali Coffee Club Jakarta dirancang sebagai ruang terbuka bagi komunitas untuk berkarya dan berkolaborasi.
Program utama yang mencuri perhatian dalam aktivasi ini adalah Badut Tongkrongan, sebuah ajang pencarian bakat komika versi komunitas.
Off-road melibatkan sekitar 200 peserta dengan 60 unit Toyota Fortuner yang datang dari 27 chapter di berbagai daerah di Indonesia.
Pentingnya ruang belajar yang selaras dengan tantangan nyata di lapangan.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved