Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, ekonomi digital Indonesia diminati oleh berbagai negara lantaran memiliki potensi besar.
"Kita ini tidak kita pungkiri, dilirik seluruh dunia untuk produk digital. Pengguna internet, mungkin satu orang punya 2-3 HP. Jadi tidak perlu dipertanyakan lagi, potensi untuk tumbuh besar sekali. Makanya jangan heran kalau semua ingin masuk Indonesia lewat platform digital," ujarnya dalam Indoensia Fintech Summit 2020 secara virtual, Rabu (11/11).
Wimboh menambahkan, potensi besar ekonomi digital dan turunannya berkaitan erat dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 270 juta jiwa.
Jumlah itu menjadi daya tarik sendiri lantaran dianggap sebagai pasar potensial. Belum banyak masyarakat yang saat ini cenderung aktif berkegiatan menggunakan internet.
Wimboh bilang, potensi besar itu makin kuat lantaran saat ini Indonesia tengah memiliki bonus demografi, di mana masyarakat usia produktif dan melek teknologi mendominasi jumlah penduduk.
Baca juga : Ini Cara Industri Kreatif Bertahan di Tengah Pandemi
"Kita mempunyai ruang, yaitu masyarakat kita untuk kita kembangkan dengan bonus demografi. Jadi kita punya ruang yang lebih luas untuk tumbuh lebih cepat dari negara lain. Dibandingkan negara lain yang penduduknya kecil, bukan island country," tutur Wimboh.
Merujuk laporan Google Temasek, ekonomi digital Indonesia akan berkembang dengan pesat di 2025. Dari laporannya, diproyeksikan pertumbuhan di bidang internet akan naik dari US$40 miliar menjadi US$133 miliar.
Kemudian dari e-commerce diperkirakan akan naik empat kali lipat dari nilai saat ini sebesar US$20 miliar ke US$82 miliar, online traveling yang nilainya saat ini US$10 miliar menjadi US$25 miliar, media yang saat ini nilainya US$3,5 miliar menjadi US$9 miliar. Pun demikian dengan ride hailing dari US$5,7 miliar menjadi US$18 miliar di 2025. (OL-7)
INDUSTRI fintech lending atau pinjaman daring (pindar) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan dari tahun ke tahun
OJK meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat penegakan hukum dan sinergi lintas pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas sektor keuangan.
Mahkamah Agung resmi melantik Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031. Simak daftar lengkap nama pejabat baru OJK
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 menjadi tonggak baru dalam penguatan tata kelola layanan kesehatan di industri asuransi.
Capaian itu menegaskan validasi atas komitmen perusahaan dalam mengedepankan keterbukaan informasi di era digital serta peran kepercayaan para pengguna setia.
Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo meraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dalam ajang Indonesia Business Leadership Forum.
Ebbot menghadirkan teknologi AI andal, sedangkan Veda Praxis menyediakan fondasi tata kelola yang kuat dan juga tim implementer dengan kapabilitas lokal.
Model kerja fleksibel berbasis platform digital dinilai menjadi bantalan sosial modern.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved