Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Riset menunjukkan bahwa terdapat 12 juta pengguna baru e-commerce selama pandemi covid-19, menurut laporan tahunan terbaru dari startup solusie-commerce, Sirclo, berjudul "Navigating Indonesia's E-commerce covid-19 Impact & The Rise of Social Commerce."
"Kita lihat ada 12 juta pengguna e-commerce baru selama covid-19 yang hampir berjalan selama 9 bulan ini, dan dari survei yang kami lakukan juga, setidaknya 40 persen yang akan menjadikan belanja online sebagai kebiasaan," ujar pendiri sekaligus CEO Sirclo Brian Marshal, dalam temu media secara virtual, Rabu.
Angka 40 persen tersebut, menurut Brian, akan terus berkembang. Dia melihat pengguna baru cenderung tetap memilih berbelanja online menggunakan platform e-commerce, tidak bersifat temporer hanya di masa pandemi saja.
Secara umum, Brian mengungkapkan pertumbuhan e-commerce meningkat lebih dari 90 persen, jauh dari perkiraan sebelumnya yang diprediksi meningkat 54 persen.
"Hampir dua kali lipat pertumbuhan e-commerce kita tahun ini dibanding tahun sebelumnya, itu bahkan jauh lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya, padahal based angka tahun sebelumnya lebih kecil," kata Brian.
Pertumbuhan ini, menurut Brian, akan berdampak pada tahun-tahun berikutnya.
"Pandemi ini kita lihat langsung, baik melalui data makro yang kami peroleh, maupun langsung dari klien-klien kami. Kami melihat bahwa memang ada percepatan, yang tadinya sudah cepat, makin cepat," Brian melanjutkan.
Dari sisi produk, Brian mengatakan, pada awal pandemi produk terkait sanitasi, misalnya hand sanitizer, melonjak luar biasa. Bahkan, sampai kuartal ketiga permintaan terkait produk tersebut masih tinggi, meskipun angka tidak melonjak seperti pada kuartal pertama ke kuartal kedua.
Sementara, terkait perilaku pengguna e-commerce, riset Sirclo menunjukkan bahwa sekitar 20 persen atau 1 dari 5 orang yang berbelanja online, melakukan belanja online sebanyak 9 kali per bulan atau sebanyak dua kali dalam sepekan.
Pengguna e-commerce sebanyak 58 persen adalah perempuan. Di sisi lainnya, konsumen pria juga tidak kalah banyak, yaitu 42 persen.
"Sekarang semua orang sudah berbelanja online, tidak lagi kontras secara gender," ujar Brian.
Secara medium, smartphone terus melaju cepat mendominasi transaksi online. Sebanyak 95 persen pengguna saat ini berbelanja melalui smartphone. Ini, menurut Brian, ditambah fakta bahwa akses internet saat ini lebih banyak dilakukan melalui smartphone
Sementara, lebih dari 90 persen berbelanja di marketplace. Sejak dua hingga tiga tahun terakhir, Brian mengatakan marketplace memang telah mendominasi sebagai jalur atau kanal utama orang berbelanja online di Indonesia.
Pada peringkat selanjutnya, setelah marketplace, sebanyak 51 persen pengguna e-commerce memilih kanal website untuk berbelanja online, dan 44 persen memilih menggunakan jalur media sosial.
"Dari semua orang yang berbelanja online itu sudah kurang dari setengahnya yang berbelanja dari jalur atau kanal yang bisa dibilang bukan kanal e-commerce sesungguhnya, seperti melalui Instagram, WhatsApp," ujar Brian.
Sebuah studi terhadap siswa di Indonesia mengungkapkan bahwa 75% responden merasa lebih termotivasi saat belajar melalui pendekatan gamifikasi.
Momentum Ramadan merupakan periode paling krusial bagi industri aplikasi gaya hidup Muslim.
Apple resmi merilis iOS 26.2.1. Cek apakah iPhone 13, 14, atau SE Anda masih kebagian update fitur AirTag 2 ini. Berikut daftar lengkap kompatibilitasnya.
Apple merilis iOS 26.2.1 dengan fokus utama dukungan AirTag 2 dan perbaikan bug aplikasi Wallet. Simak rincian lengkap pembaruannya di sini.
Bagi pengguna iPhone yang belum sempat melakukan update ke versi 26.2, pembaruan ini akan digabungkan (bundled) sehingga Anda langsung mendapatkan seluruh fitur baru.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Laporan E-Commerce Global Otto Media Grup 2025 mencatat meskipun e-commerce lintas batas global mencapai hampir US$1,24 triliun, tingkat pembatalannya mencapai sekitar 70%.
Pada tahun 2025 jumlah pengguna internet mencapai 221 juta jiwa atau hampir 80 persen dari total populasi.
Berawal dari usaha rumahan, Finetrus sukses menjadi UMKM perlengkapan tidur favorit di Shopee. Fokus pada kualitas bedding, Finetrus tumbuh pesat lewat inovasi dan digitalisasi.
ONE Global Capital mengumumkan pembagian dividen Natal perdana kepada para investornya, hanya satu tahun sejak mengakuisisi Eastlakes Shopping Centre.
Kedua inisiatif tersebut menyoroti bagaimana bisnis dan komunitas lokal di seluruh dunia memanfaatkan Shopee dan ekonomi digital untuk berkembang
ASWFoods resmi meluncurkan ATB Marie Coconut, varian baru dari lini ATB Marie Susu, di tengah meningkatnya persaingan produk biskuit Marie di pasar domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved