Jumat 30 Oktober 2020, 11:09 WIB

Pertamina Kembangkan Bisnis dengan Empat Program Utama

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Pertamina Kembangkan Bisnis dengan Empat Program Utama

MI/Eva Pardiana
Warga mengisi BBM di Pertashop di Desa Karang Pucung, Way Sulan, Lampung Selatan, Kamis (1/10/2020).

 


PT Pertamina mengembangkan inovasi bisnis untuk memperluas pelayanan energi dengan empat program utama.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menjelaskan program tersebut ialah Layanan Pesan Antar (Pertamina Delivery Service (PDS) dan Pertamina Lubricant Home Service - PLHS). Lalu program kedua ada Pertamina Shop (Pertashop), Program BBM Satu Harga, dan Program Digitalisasi SPBU.

Dari keempat program tersebut, Fajriyah menyebut, terdapat dua program penugasan untuk menjangkau masyarakat hingga pedesaan dan wilayah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal), dan dua program lainnya untuk memudahkan pelayanan.

"Program PDS dimulai sejak Agustus 2019. Dengan mengantarkan kebutuhan BBM dan Bright Gas langsung ke rumah pelanggan serta ada layanan antar khusus Pelumas yang bekerjasama dengan bengkel,"ungkap Fajriyah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/10).

Di era pandemi Covid 19, lanjutnya, Pertamina menyediakan layanan pesan antar (PDS) yang saat ini melayani penjualan BBM dari 234 SPBU, Bright Gas di 576 Agen LPG dan menjangkau 5930 kecamatan.

Fajriyah menyebut Pertamina juga terus mengembangkan jumlah outlet BBM, LPG dan Pelumas melalui Pertashop. Hingga Minggu ke-3 Oktober 2020, jumlah Pertashop yang statusnya siap dan sudah beroperasi mencapai 786 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Pertamina akan memprioritaskan lembaga desa dan usaha UMKM yang memenuhi kriteria mitra Pertashop sebagai pengelola Pertashop,”tuturnya.

Selain Pertashop, lanjut Fajriyah, Pertamina juga tetap melanjutkan program BBM Satu Harga sebagai upaya memperluas jangkauan distribusi BBM hingga wilayah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal).

Sepanjang tahun 2020, Pertamina telah mengoperasikan pembangunan BBM Satu Harga di 21 titik. Ke-21 titik tersebut tersebar di Sulawesi Tengah (2 titik), Sulawesi Selatan (2 titik), Kalimantan Barat (1 titik), Maluku & Maluku Utara (3 titik), Kalimantan Selatan (2 titik), Sumatera Utara (1 titik), Sumatera Selatan (3 titik), Lampung (3 titik) NTB (1 titik) dan Papua (3 titik). Saat ini 62 titik sedang dalam proses pembangunan.

"Kami akan menuntaskan pembangunan BBM Satu Harga sesuai target, sehingga target 2020 sebanyak 83 titik dapat mencapai pada akhir tahun,”ujar Fajriyah.

Sementara hingga 2024, sesuai road map, Pertamina menargetkan pembangunan BBM Satu Harga mencapai 500 titik. (E-3)

Baca Juga

Ist

Manufacturing Indonesia Gairahkan Kembali Industri Manufaktur

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 November 2020, 23:55 WIB
Program hybrid Pamerindo diimplementasikan melalui platform Business Meeting dan Digital Showroom yang didukung smart environment...
Ist

Strategi Produsen Baja Ringan Bertahan di Masa Pandemi

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 November 2020, 22:15 WIB
Dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, pelaku usaha konstruksi juga harus jeli melihat...
Ist

Mentan Syahrul Pantau Aktivitas Jual Beli Pasar Ternak Tallunglipu

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 November 2020, 21:00 WIB
Menurut Mentan, Pasar Tallunglipu bisa dikembangkan lebih modern dengan konsep pasar lokal yang terintegrasi dengan pembibitan dan budi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya