Minggu 25 Oktober 2020, 15:30 WIB

Koperasi dan UMKM Harus Bertransformasi ke Digital

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Koperasi dan UMKM Harus Bertransformasi ke Digital

ANTARA
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki

 

MENTERI Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan agar UMKM bertransformasi ke ekonomi digital untuk mengikuti perkembangan zaman. Tujuannya agar sektor UMKM dapat tumbuh berkembang dan membawa dampak lebih pada perekonomian nasional.

"Siapa yang bisa mengikuti perkembangan zaman, akrab dengan industri 4.0 dimana salah satunya digitalisasi maka ia atau usahanya akan maju dan berkembangan," kata Teten dikutip dari siaran pers yang diterima, Minggu (25/10).

Dia menambahkan, UMKM yang terhubung ke dalam ekosistem digital lebih memiliki daya tahan di tengah pandemi covid-19 ini. Akan tetapi itu tidak diikuti dengan geliat koperasi yang merambah digitalisasi.

Menurutnya, baru sekitar 0,73% atau sejumlah 123.048 unit dari jumlah koperasi aktif yang sudah memiliki alamat website. Oleh karenanya, digitalisasi koperasi dan UMKM menjadi salah satu agenda prioritas KemenkopUKM untuk mencapai efisiensi dan efektivitas layanan koperasi tanpa harus merubah nilai-nilai dasar koperasi.

"Substansi ini pula yang telah kita kuatkan di dalam Undang Undang Cipta Kerja. Transformasi digital perlu dukungan semua pihak. Kolaborasi antar pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha, komunitas dan media adalah pilar pentahelix yang perlu memiliki visi yang sama untuk mendorong masyarakat koperasi memasuki ekosistem digital," jelas Teten.

Hal itu disampaikan Teten kala menghadiri salah satu implementasi digitalisasi koperasi yaitu peluncuran digitalisasi laporan keuangan di KSP Kopdit Obor Mas. Dia mengapreasiasi langkah itu karena KSP Kopdit Obor Mas melakukan gebrakan digitalisasi bagi anggotanya.

KSP Kopdit Obor Mas sebelumnya sudah meluncurkan aplikasi KSP Kopdit Obor Mas.Tahun 2020, KSP Kopdit Obor Mas telah mendapatkan pinjaman dari LPDB-KUMKM sebesar Rp150 miliar, dan merupakan salah satu koperasi yang dipercaya untuk menyalurkan dana KUR.

Lebih lanjut, Teten mengatakan, LPDB-KUMKM telah merealisasikan dana program pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp1 triliun sebanyak 100% dengan jumlah penerima sebanyak 63 mitra dengan 101.011 UMKM. Menurut Teten, saat ini sedang dalam proses perluasan Rp 292 miliar utuk memberikan pinjaman kepada Koperasi untuk menyerap produk pangan.

"Saya tidak bosan-bosan mengingatkan mari sama-sama kita perkokoh peran koperasi dalam perekonomian nasional menciptakan lapangan pekerjaan dan mengentaskan kemiskinan," ujar Teten.  (R-1)

 

Baca Juga

Antara

Erick : Restrukturisasi Bisnis Bikin BUMN Buntung Jadi Untung

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 23:41 WIB
Dia menyebut telah memangkas jumlah perusahaan BUMN dari sebelumnya 142 perusahaan menjadi hanya...
AFP/Andy Buchanan.

Saudi Luncurkan Daerah Wisata Lepas Pantai Pertama di Dunia

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 23:15 WIB
Rig ialah proyek di sektor pariwisata dan hiburan, salah satu sektor strategis utama PIF, dan diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang...
Dok Kementeriqn Luar Negeri

Forum Bisnis RI-Amerika Latin Raup Transaksi Rp1,23 Triliun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 23:03 WIB
Terdiri dari transaksi dagang yang telah disepakati sebesar US$19,08 juta atau Rp268 miliar dan komitmen dagang US$68,88...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Risma Marah dan Gaya Kepemimpinan Lokal

ika melihat cara Risma marah di Gorontalo, hal itu tidak terlalu pas dengan norma, etika, dan kebiasaan di masyarakat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya