Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Mandiri menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari dampak pandemi covid-19. Kali ini, Bank Mandiri menyiapkan fasilitas pembiayaan kredit produktif program PEN kepada supplier/vendor PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV dan memberikan layanan perbankan untuk menunjang operasional Pelindo IV.
Fasilitas ini merupakan pinjaman untuk membiayai pengerjaan proyek yang diterima dari Pelindo IV agar dapat diselesaikan sesuai komitmen, khususnya pada masa pandemi covid-19 ini. Adapun plafon pinjaman yang diberikan untuk supplier/vendor adalah sebesar Rp350 Miliar.
Selain fasilitas kepada supplier/vendor, Bank Mandiri bersama perusahaan anak juga berkomitmen untuk berkolaborasi dalam rangka penyediaan produk dan jasa keuangan kepada Pelindo IV. Layanan keuangan tersebut antara lain transaction banking, asuransi, serta pembiayaan retail bagi karyawan.
Adapun perjanjian kerja sama pembiayaan ditandatangani Direktur Keuangan Pelindo IV Choirul Anwar dan Direktur Bisnis & Jaringan Bank Mandiri Aquarius Rudianto. Sedangkan MoU pemanfaatan layanan keuangan ditandatangani Direktur Utama Pelindo IV Prasetyadi dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi.
“Sejalan dengan visi Bank Mandiri menjadi mitra finansial utama pilihan nasabah, kami berharap fasilitas ini dapat mendukung pelaksanaan proyek-proyek strategis PELINDO IV agar dapat selesai sesuai target sekaligus memperkuat likuiditas para supplier/vendor PELINDO IV dalam pengembangan usaha,” kata Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi, Senin (19/10).
Di samping pembiayaan produktif, dia menambahkan, pihaknya juga siap mendukung supplier/vendor melalui layanan transaksional yang dapat meningkatkan efisiensi.
Saat ini, ungkap Hery, pihaknya terus meningkatkan penyaluran pembiayaan value chain yang dikelola oleh segmen usaha kecil dan menengah kepada jejaring bisnis nasabah segmen corporate banking.
Hasilnya, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit program PEN kepada nasabah segmen usaha kecil dan menengah hingga sebesar Rp13,2 triliun kepada lebih dari 3 ribu debitur per 16 Oktober 2020.
Nilai penyaluran tersebut setara dengan 29% dari total penyaluran kredit program PEN Bank Mandiri yang telah mencapai Rp45,2 triliun kepada lebih dari 157 ribu debitur.
“Bank Mandiri akan sangat siap untuk berkolaborasi berbagai korporasi untuk mensukseskan program PEN, mengingat program ini dapat menjadi solusi permodalan bagi pelaku usaha yang terdampak pandemi covid-19, agar roda perekonomian dapat terus berjalan,” tambah Hery. (E-3)
Prabowo menyatakan, Danantara Indonesia dibentuk pada Februari lalu sebagai dana kekayaan negara yang dirancang untuk menggerakkan masa depan ekonomi nasional.
KOLABORASI lintas BUMN dan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana banjir yang melanda Aceh.
Dia mengatakan industri pertahanan dalam negeri, misalnya PT Pindad, saat ini mampu memproduksi peluru-peluru kaliber kecil misalnya yang berukuran 5,56 mm dan 7,62 mm.
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
Bank Mandiri mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025.
PT Bank Mandiri Tbk memperkuat stabilitas layanan keuangan nasional dengan menyiapkan uang tunai bersih Rp25 triliun.
Adopsi layanan digital semakin kuat terlihat dari 91% pembukaan rekening yang kini telah dilakukan melalui Livin’ by Mandiri.
Mandiri Investasi optimistis, produk investasi yang saat ini sedang menunggu diterbitkannya aturan dari OJK tersebut akan mendapat animo tinggi dari investor baik institusi maupun ritel.
Promo ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pembayaran digital dan menghadirkan kemudahan bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved