Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut dunia mengalami kerugian hingga US$15 triliun akibat pandemi covid-19.
Kondisi itu menyebabkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia terkoreksi 5% pada tahun ini.
"Kerugian dan biaya covid-19 di seluruh dunia diperkirakan US$9-15 triliun. Ini setara 9 atau bahkan 15 kali ukuran ekonomi Indonesia. Suatu dampak yang begitu dahsyat dalam waktu kurang enam bulan," ujar Ani, sapaan akrabnya, di hadapan Majelis Hakim Konstitusi, Kamis (8/10).
Baca juga: Geliat Pariwisata Bisa Cegah Pelambatan Ekonomi Berkelanjutan
Pandemi covid-19 menimbulkan kepanikan di sektor keuangan global. Tecermin periode Maret dan Mei dengan arus modal keluar yang begitu deras dari negara berkembang. Di Indonesia, lanjut dia, arus modal keluar mencapai Rp140 triliun dalam tempo singkat.
Keluarnya arus modal menyebabkan gejolak di pasar surat berharga, pasar valuta asing dan anjloknya indeks saham. Merosotnya kegiatan ekonomi akibat pandemi melahirkan kepanikan luar biasa. Serta, mengancam keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
"Ancaman jumlah pengangguran dan kemiskinan di semua negara meningkat tajam dalam waktu singkat. Kebangkrutan dunia usaha di semua sektor. Mulai transportasi, perhotelan, restoran, manufaktur, perdagangan, hingga konsumsi. Ini mengancam stabilitas keuangan suatu negara," jelas Ani.
Baca juga: BKPM: Fokus Kelola UMKM, Ekonomi RI Bisa Tumbuh 4%
Menurutnya, satu-satunya jalan keluar untuk mengatasi pandemi covid-19 ialah penemuan vaksin. Namun, dia mengakui upaya vaksinasi membutuhkan waktu dan persiapan matang. Hal ini menjadi tantangan di berbagai negara.
Lebih lanjut, Bendahara Negara menyoroti kebijakan fiskal yang dilakukan pemerintah. Melalui pelebaran defisit anggaran untuk menyokong kebutuhan hidup masyarakat. Serta, upaya penanganan krisis kesehatan. Pemerintah telah melebarkan defisit anggaran sebesar 6,34% terhadap PDB pada tahun ini.
Pelebaran defisit itu dikatakannya tidak sedalam negara lain. Misalnya, Amerika Serikat yang melebarkan defisit anggaran lebih dari 10%. Kebijakan fiskal di Tanah Air, lanjut dia, juga ditopang kebijakan moneter yang terukur.(OL-11)
Perencanaan yang matang merupakan kunci untuk menyeimbangkan antara kebutuhan saat ini dan impian di masa depan.
Masyarakat semakin cepat mengakses layanan keuangan digital, namun pemahaman mereka belum sepenuhnya sejalan.
Sejak berdiri pada 2000, SMS Finance telah melayani jutaan pelanggan dalam sektor pembiayaan, khususnya pembiayaan mobil bekas dan multiguna.
Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan dalam inklusi dan literasi keuangan nasional, termasuk pembentukan dewan baru yang fokus pada kesejahteraan keuangan.
Forum ini menjadi wadah strategis bagi Aftech untuk menyatukan langkah industri, regulator, dan mitra global dalam mempercepat inklusi keuangan digital.
Rupiah digital diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat sistem pembayaran lintas batas, serta menjadi fondasi yang kokoh bagi inovasi keuangan.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved