Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan bahan bakar minyak dan gas tetap terpenuhi selama pandemi covid-19. Bahkan, ekosistem bisnis dari hulu ke hilir tetap terjaga.
Dirut PT Pertamina Patra Niaga, Commercial & Trading Business Group of Pertamina, Mas’ud Khamid, menyampaikan Pertamina tetap agresif melakukan berbagai kegiatan di sektor energi seperti terus melakukan eksplorasi di sektor hulu hingga melanjutkan progress proyek pembangunan Kilang yaitu RDMP Balikpapan dan NGRR Tuban.
“Pengoptimalan fasilitas eksisting seperti enam kilangpengolahan minyak dan gas serta fasilitas pengelolaan minyak bumi kami optimalkan agar suplai BBM dan LPG terjamin,” ungkap Mas’ud dalam acara Prime Talk di Metro TV, pada Senin (28/9).
Ia mengatakan, untuk di sektor hilir sebanyak kurang lebih 7.000 SPBU dan 168 outlet LPG tetap beroperasional. “Meski dalam masa pandemi, kami tidak menurunkan kualitas pelayanan namun tetap mendorong agar lebih baik.”
Menurut dia, Pertamina punya beberapa strategi untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat. Pertama, memastikan seluruh petugas di lapangan dalam kondisi terproteksi dan disiplin menjalankan protokol covid-19. Kedua, menjaga keberlangsungan operasional mitra kerja dalam kondisi demand yang sedang turun. Untuk hal ini Pertamina memberikan kredit agar para mitra tetap bisa menjalankan usahanya. Ketiga, memaksimalkan layanan Call Center135danMyPertaminauntuk pembelian BBM dan LPG selama masa pandemi dalam PSBB.
Dalam upaya mewujudkan BBM satu harga hingga ke seluruh negeri, Pertamina berpijak pada UU BUMN dan Energi. Ada dua program besar yang tetap dijalankan demi mempercepat pencapaian target BBM satu harga bahkan hingga ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Indonesia.
Pertama, program penugasan melalui BBM 1 Harga. Hingga saat ini sudah ada 169 lokasi wilayah 3T yang menikmati BBM satu harga. Tahun ini rencananya 100 titik selesai dibangun hingga akhir November 2020.
Kedua, menjaga sustainability ketersediaan energi bagi kebutuhan dasar. Dengan adanya hal ini, Pertamina pun ikut berperan dalam mendorong program pemerintah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Salah satu caranya adalah dengan perluasan jangkauan outlet 1 desa 1 outlet dengan membangun One Village One Outlet (Pertashop & Pangkalan LPG). Saat ini cakupannya sudah 100% kecamatan untuk LPG dan 83% di kelurahan. “Pertashop ini bagian dari 1 desa 1 outlet. Saat ini 7.000 SPBU melayani 7.700 kecamatan dan ini kami anggap masih kurang. Desa kita ada sekitar 80.000 lebih, sehingga saat ini sedang dibangun 4.558 PertaShop. Tiap tahun proyeksinya tambah 10.000. Jadi akhir 2024 angkanya sudah 50an ribu,” jelas dia.
Sekjen Kementerian ESDM Ego Syahrial menyampaikan, meski dalam kondisi apapun, pemerintah tetap memastikan penyediaan energi dengan optimal. Bahkan, Pertamina tetap melakukan optimalisasi kinerja dari hulu ke hilir. “Beberapa SPBU kita minta operasi 24 jam. Demikian kami jaga kepastian agar pasokan LPG bagi rumah tangga tetap berjalan,” jelas dia.
Selain itu, pemerintah pun meminta kepada seluruh pihak tetap menjalankan protokol covid-19 dengan tepat saat melakukan kegiatan penyaluran energi kepada masyarakat.
“Nah dalam rangka penyediaan BBM dan LPG pemerintah mendorong agar pengoperasian kilang berjalan meskipun terdapat beberapa penyesuaian,” tandas dia. (Gan/S1-25)
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Pada periode libur panjang dan musim perayaan, masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh.
Dari Stasiun Labuan di Kota Medan, setiap harinya dialirkan setidaknya 1.020 kilo liter BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar menuju Siantar.
Pentingnya uji tera alat ukur BBM di SPBU sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan konsumen
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved