Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH tiga pekan diluncurkan secara resmi, Program Bantuan Sosial Beras kepada 10 juta keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM-PKH) di seluruh Indonesia terus berjalan baik dengan kualitas beras yang tepat sesuai ketentuan.
Sekretaris Perusahaan Perum BULOG Awaludin Iqbal mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras dari gudang-gudang BULOG di seluruh Indonesia akan terjamin baik. Untuk itu, pengawasan dan pengendalian kualitas dan kuantitas jumlah beras BULOG akan terus dipantau.
“BULOG telah menetapkan ‘quality control management’ yang bertugas memastikan kualitas beras bulog sesuai standar kualitas terbaik. Setelah melewati petugas pengawas kualitas beras di gudang BULOG, selanjutnya beras program Bantuan Sosial ini diserahkan kepada jasa pengangkut/transporter yang telah ditunjuk oleh Kementerian Sosial untuk melakukan pendistribusiannya kepada keluarga penerima manfaat,” ungkapnya.
Terkait isu mengenai adanya beras plastik pada program BPNT yang beberapa hari belakangan banyak dibicarakan, Awaludin Iqbal menjelaskan bahwa program tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan BULOG.
Awaludin menjelaskan, saat ini BULOG dipercaya menyediakan beras untuk Program Bantuan Sosial (Bansos) Beras dan itu sudah disiapkan oleh seluruh jajaran BULOG seluruh Indonesia dengan kualitas beras baik sesuai dengan ketentuan.
“Tim monitoring dan evaluasi BULOG sudah diterjunkan untuk memastikan semua pelaksanaan program bantuan sosial di seluruh Indonesia berjalan dengan baik. Pengawaan dan monitoring terus berjalan sebagai upaya untuk menjamin kualitas beras BULOG memang baik,” kata Awaludin.
Baca juga : Sinar Mas Land Terus Dukung Pedagang Pasar Modern BSD City
Awaludin menambahkan, Program Bantuan Sosial Beras bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) di seluruh Indonesia agar kebutuhan pangan utamanya beras bagi KPM tersebut yang saat ini terkena dampak covid-19 bisa terpenuhi sehingga tetap terjaga kesehatannya.
“Manfaat dari Program Bansos Beras ini bukan hanya dirasakan oleh Keluarga Penerima Manfaat saja, namun juga para petani yang juga merupakan kelompok masyarakat terdampak Covid-19, karena beras yang disalurkan oleh BULOG untuk Bansos tersebut adalah beras yg berasal dari petani yang dibeli sesuai amanah Inpres nomor 5 tahun 2015," ujarnya.
Awaludin menegaskan, tugas pemenuhan pangan bagi masyarakat dan tugas stabilisasi harga beras di setiap daerah akan berjalan dengan baik manakala ada dukungan dan sinergi diantara seluruh pihak, terutama dari Pemerintah Daerah, Dinas terkait, Aparat terkait dan para pemangku kepentingan.
"Untuk itu kami berharap kepada seluruh pihak yang terlibat untuk bekerjasama dalam menyukseskan program ini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh masyarakat," sambung Awaludin.
Sebelumnya BULOG juga mendapatkan penugasan pemerintah dalam program Bantuan Presiden untuk 3,23 juta warga di Jabodetabek terdampak covid-19 sejak Mei hingga Juni 2020 dalam dua dua gelombang kegiatan yang berlangsung lancar. Program yang dilaksanakan dalam dua tahapan itu dalam proses penyediaannya berjalan lebih cepat dari waktu yang ditentukan sehingga penyalurannya juga berlangsung lebih cepat. (OL-7)
Bulog memiliki cadangan beras sekitar 25 ribu ton yang terus bergerak seiring dengan proses distribusi dan penyerapan gabah dari petani.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyampaikan penyaluran zakat fitrah tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu mustahik.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Perum Bulog resmi melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved