Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGANTIAN manajemen di tubuh perusahaan BUMN merupakan hal lumrah. Sebagai pemegang saham, pemerintah memiliki kewenangan merombak susunan manajemen perusahaan BUMN.
Hal itu diungkapkan ekonom Universitas Bina Nusantara (Binus) Muhammad Doddy Arifianto dan Direktur Riset Center on Reforma Economics Piter Abdullah, Sabtu (5/9). Keduanya menyatakan hal itu menanggapi perombakan susunan manajemen PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Rabu lalu (2/9).
RUPSLB PT BNI menghasilkan keputusan pergantian delapan direksi. Dari delapan direksi baru BNI, lima diantaranya berasal dari PT Bank Mandiri.
Doddy menyatakan, masuknya lima bankir Bank Mandiri ke susunan direksi BNI harus dilihat secara objektif. Ia menilai dalam penempatan direksi sebuah perusahaan BUMN, pemerintah sebagai pemegang saham pasti melakukan proses seleksi yang ketat.
Ia menambahkan, keberadaan bankir-bankir dari Bank Mandiri di sejumlah perusahaan BUMN maupun swasta, sudah ada sejak dahulu. Bahkan, banyak bank-bank kecil juga dipimpin mantan bankir Bank Mandiri.
Hal ini menunjukkan, sejak dulu bankir Bank Mandiri dinilai memiliki skill, kapabilitas dan integritas yang mumpuni untuk menjadi pimpinan di sebuah lembaga, baik di entitas perbankan maupun non bank.
"Ini kembali ke personal bankir itu sendiri. Kebetulan, lima bankir Bank Mandiri yang terpilih menjadi direksi BNI. Jadi kenapa mesti diributkan?" imbuhnya.
Kelima bankir Bank Mandiri yang akan bertugas di BNI adalah Royke Tumilaar yang menjadi Direktur Utama BNI menggantikan Herry Sidharta. Disamping itu terdapat Silvano Winston Rumantir, yang menjabat Direktur Corporate Banking, Muhamad Iqbal (Direktur Bisnis UMKM), Novita Widya Anggraini (Direktur Keuangan), serta David Pirzada (Direktur Manajemen Risiko).
Rekam jejak Royke di Bank Mandiri diyakini akan membuat BNI mendapat kepercayaan dunia global. "Profil direktur utama baru di BNI adalah bankir yang telah berkarier di industri perbankan selama lebih dari 20 tahun. Kemampuannya tidak perlu diragukan lagi," tandas Doddy.
Sedangkan Piter Abdullah menyatakan walau perombakan di bank BUMN adalah hal wajar, mengingatkan menjadikan BNI untuk go global bukanlah hal mudah. Banyak tantangan yang harus dilalui oleh perbankan nasional di luar negeri.
Salah satunya adalah kebijakan suku bunga di Tanah Air yang terlalu tinggi dibandingkan negara lain. "Dengan suku bunga tinggi, bagaimana mau bersaing dengan bank lokal di luar negeri? Ini salah satu tantangan yang dihadapi oleh manajemen baru BNI untuk bisa mewujudkan go global," ujar Piter. (RO/R-1)
BUMN kerap dijadikan tumpuan oleh pemerintah dalam menangani bencana alam. Mereka disebut memiliki saldo yang berlebih karena ada program tanggung jawab sosial
Prabowo menyatakan, Danantara Indonesia dibentuk pada Februari lalu sebagai dana kekayaan negara yang dirancang untuk menggerakkan masa depan ekonomi nasional.
KOLABORASI lintas BUMN dan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana banjir yang melanda Aceh.
Dia mengatakan industri pertahanan dalam negeri, misalnya PT Pindad, saat ini mampu memproduksi peluru-peluru kaliber kecil misalnya yang berukuran 5,56 mm dan 7,62 mm.
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved