Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUSEN baja nasional PT Gunung Raja Paksi (GRP) Tbk tetap melakukan ekspansi bisnis di tengah kondisi perekonomian global yang menurun dampak pandemi Covid-19.
Komisaris PT GRP Tbk Kimin Tanoto melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (4/9), menyatakan saat ini justru merupakan waktu yang baik untuk melakukan perbaikan kinerja perusahaan dan investasi bisnis.
"Sebagai perusahaan terbuka, kami harus terus melakukan investasi digital, ekspansi perluasan kapasitas pabrik dan merekrut para profesional," ujar Kimin saat menjadi narasumber dalam seminar online PwC NextGen Club Indonesia bertemakan "Preparing for a stronger business in the new norm - your role as NextGen".
Menurut dia, tekat untuk terus melakukan ekspansi bisnis maupun investasi digitalisasi perusahaan tersebut sebagai salah satu realisasi kebijakan transformasi manajemen yang telah dilakukan sebelum COVID-19.
Pada kesempatan itu, Kimin juga menyebutkan anak perusahaan Gunung Steel Group tersebut beberapa waktu lalu melakukan ekspor struktur baja (structural steel) ke Vancouver, Kanada.
"Sebagai bangsa Indonesia, kami sangat bangga bisa berkontribusi membantu negara untuk melakukan ekspor ke Kanada dan membantu neraca perdagangan kita," ujarnya.
Ekspor ke Kanada, lanjutnya, membuktikan perusahaan tidak berhenti mencari peluang bisnis di saat kondisi ekonomi yang sulit. Ketika pasar dalam negeri sedang lesu akibat tertundanya beberapa proyek infrastruktur dan pembangunan, produsen baja tersebut terus membidik pasar manca negara.
Dia menambahkan, ekspor ke Kanada dilakukan untuk menyuplai salah satu proyek pergudangan di kawasan Riverbend, dengan nilai proyeknya mencapai Rp69 miliar atau setara 4,7 juta dolar AS.
Sementara itu, terkait upaya transformasi manajemen, produsen baja tersebut menunjuk Pricewaterhouse Coopers (PwC) untuk melakukan perbaikan atas proses bisnis perusahaan guna meningkatkan daya saing serta akuntabilitas perusahaan.
Menurut Risk Assurance Partner PwC Yuliana Sudjonno, dalam waktu kurang lebih sembilan bulan hingga saat ini menitikberatkan pada implementasi pengendalian internal pada perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam menjalankan bisnis.
"Proses bisnis akan semakin efisien dengan menghilangkan non value added activities dan meningkatkan penggunaan teknologi serta pemanfaatan data yang lebih baik guna melakukan analisis dan membuat keputusan bisnis," ujarnya. (Antara/OL-09)
Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini.
Kementrans merencanakan untuk membuat program hilirisasi melalui industri yang melibatkan masyarakat transmigrasi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved