Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
BISNIS perdagangan secara elektronik (ecommerce) meningkat tajam di masa pandemi covid-19.
Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja dalam diskusi daring Peran E-Commerce Jaga Roda Ekonomi di Tengah Pandemi, kemarin, mengatakan
perilaku masyarakat dalam berbelanja kini telah bergeser, dari berbelanja di toko secara fisik ke toko daring. Bahkan, masyarakat kini mulai tak ragu
lagi berbelanja kebutuhan pokok di toko daring yang tersedia di marketplace.
“Contohnya begitu pandemi mulai, ada perubahan pembelian ke bahan pokok, makanan, minuman sembako, atau barang-barang yang bisa dipakai
masak di rumah. Mungkin karena lebih bersih, higienis masak di rumah,” katanya.
Perubahan lainnya, banyak orang yang berbelanja untuk memenuhi kebutuhan hobi yang biasanya dilakukan di luar rumah, kini dilakukan di rumah. Misalnya, olahraga
dari rumah hingga berbelanja tanaman atau dekorasi rumah.
Shopee mencatat ada 260 juta transaksi sepanjang kuartal II 2020 dengan rata-rata lebih dari 2,8 juta transaksi per hari.
“Ini meningkat lebih dari 130% jika dibandingkan dengan tahun lalu dan ini indikator positif bagi industri digital dan e-commerce yang terbukti jadi penyokong kebutuhan masyarakat
saat pandemi,” kata Handhika.
Pihaknya mengembangkan metode pembayaran dengan transfer bank hingga dibayar langsung menggunakan sistem cash on delivery (COD) untuk mengakomodasi masih
banyaknya masyarakat yang belum bankable.
Ia melihat perubahan yang terjadi akan berlangsung dalam jangka panjang karena pandemi mempercepat adopsi e-commerce dan aplikasi digital dalam kehidupan masyarakat.
Perusahaan jasa pengiriman barang pun kecipratan untung dari perubahan perilaku masyarakat dalam berbelanja tersebut.
Di diskusi yang sama, CEO J&T Express Robin Lo mengatakan makin seringnya perusahaannya mengantar belanjaan kebutuhan pokok masyarakat.
“Kami lihat, tadinya masyarakat Indonesia banyak belanja yang volumenya lebih ringan, seperti fesyen atau kosmetik.
Namun, saat pandemi, kebiasaan itu berubah, mereka berbelanja sesuatu yang lebih berat, seperti makanan atau minuman, kebutuhan dapur,” katanya.
Tekfin yang aman
Pada kesempatan terpisah, General Manager Kredivo Indonesia Lily Suriani menjelaskan peran teknologi finansial (tekfin) di tengah pandemi semakin penting, terlebih dalam turut
menjaga daya beli masyarakat.
“Kemudahan, keamanan, dan fleksibilitas pembayaran yang dihadirkan fintech juga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen Indonesia dalam berbelanja online,” ujar
Lily, kemarin.
Riset Facebook dan Bain & Company, pada Juni lalu, juga menunjukkan sekitar 28% konsumen Asia Tenggara baru mencoba e-commerce dan pembayaran
digital untuk pertama kalinya di tengah pandemi.
Sebagai platform kredit digital yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lebih dari 70% porsi transaksi Kredivo berasal dari e-commerce.
Kredivo mencatatkan peningkatan frekuensi pembelian di e-commerce pada semester I 2020, khususnya pada barang-barang kebutuhan pokok. (Ant/E-2)
Di tengah ekspansi ekonomi digital yang kian cepat, industri financial technology (fintech) Indonesia memasuki fase baru: dari mengejar pertumbuhan.
Dukungan serta layanan Amartha juga telah menciptakan lebih dari 110.000 lapangan kerja sepanjang 2024 oleh mitra UMKM Amartha.
Dengan limit hingga Rp50.000.000 yang dapat digunakan berulang kali, Julo memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengelola berbagai kebutuhan keuangan secara bersamaan.
OJK mencatat lebih dari 370 ribu laporan penipuan transaksi keuangan sepanjang Januari–November 2025, dengan potensi kerugian mencapai Rp8,2 triliun.
Program pembelajaran ini melibatkan puluhan pembicara profesional yang membagikan pengalaman mereka dalam berkontribusi di bidang teknologi.
Empat pilar utama, yaitu kolaborasi data, standardisasi penilaian risiko, skema berbagi risiko, serta platform kolaborasi terintegrasi, menjadi fondasi penting yang perlu diperkuat.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
INDUSTRI kripto di Indonesia terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.
Data Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menunjukkan tren peningkatan pengaduan serta lonjakan kerugian finansial konsumen dari tahun ke tahun.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
Di tengah ekspansi ekonomi digital yang kian cepat, industri financial technology (fintech) Indonesia memasuki fase baru: dari mengejar pertumbuhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved