Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro menilai dampak paling nyata dari pandemi covid-19 terjadi di bulan September karena jumlah angka kemiskinan bisa dipastikan akan naik, namun yang dikhawatirkan lonjakannya terlalu tinggi dibandingkan bulan Maret yang naik 26,42%.
"Kita masih menanti data dari Badan Pusat Satistik (BPS), bulan September sebagai indikator yang paling nyata dampak kemiskinan dan ketimpangan akibat pandemi," kata Bambang saat webinar Kebijakan Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan Strategi Pemulihan Pasca Pandemi yang diadakan LIPI, Rabu (26/8).
Untuk menjaga agar perekonomian Indonesia di kuartal III ini tidak terkontraksi dalam, maka yang harus didukung dan perhatikan adalah kelompok masyarakat dengan penghasilannya terendah atau paling rentan. Sehingga jika kelompok tersebut dijaga maka bisa menjaga inklusivitas dari pembangunan.
Karena itu, bantuan atau stimulus yang diberikan pemerintah harus tepat sasaran sesuai dengan target terutama kelompok masyarakat dengan penghasilan rendah. Untuk menjaga inklusivitas pembangunan maka harus menjaga inklusivitas keuangan.
"Inklusivitas keuangan sendiri masih menjadi tantangan, baru 76% penduduk usia 15 tahun ke atas yang mempunyai akun perbankan. Artinya masih ada 24% yang belum punya akun dan terisolir dari jasa keuangan apalagi ini adalah saat terbaik untuk menyelesaikan inklusivitas keuangan dan pembangunan," jelasnya.
Baca juga: Indonesia-Singapura Bahas Penguatan Kerja Sama di Tengah Pandemi
Selain itu, Bambang menyebutkan masyarakat harus waspada terhadap potensi pertumbuhan pada triwulan III agar tidak tumbuh negatif seperti kuartal II yang mencapai minus 5,32%.
"Yang membuat ekonomi Indonesia terkoreksi ialah konsumsi rumah tangga yang seharusnya berkontribusi 58% terhadap perekonomian Indonesia namun terkoreksi cukup dalam sampai minus 5,51%," ujar Bambang.
Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko mengatakan kuartal II yang mengalami kontraksi merupakan titik terendah. LIPI melihat kontraksi terjadi merupakan hal yang wajar karena terjadi disrupsi secara demand dan supply sehingga diperlukan sinergi elemen bangsa bangkit dari keterpurukann dari wabah covid.
"Bangkit bukan hanya dari ekonomi tapi dari seluruh unsur yang berkelanjutan sehingga bisa bangkit bersama-sama," ucap Tri Handoko.(OL-5)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Langkah yang menggambarkan etika itu mestinya diikuti menteri lain yang mencalonkan diri di (Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
BAMBANG Brodjonegoro diangkat sebagai Komisaris Utama Bukalapak, beberapa hari setelah ia mundur sebagai Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Saat dilantik sebagai Menristek pada 2019 silam, Bambang kunjungan perdana ke Unhas. Entah kebetulan atau tidak, kali ini, Bambang melakukan kunjungan terakhirnya sebagai Menristek ke Unhas.
Menristek Bambang PS Brodjonegoro mendorong hilirisasi riset ekonomi sirkular dalam mencapai bauran energi nasional di 2025.
MENRISTEK Bambang Brodjonegoro menegaskan meski dinilai lambat, upaya pengembangan vaksin Covid-19 harus terus didukung supaya bisa mencapai target kemandirian vaksin di masa depan.
Predatory journals adalah model bisnis penerbitan akademis yang mengenakan biaya penerbitan tulisan kepada penulis dan tidak memeriksa mutu dan keabsahan dari tulisan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved