Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH telah menyoroti dilakukannya new normal (kenormalan yang baru) di tengah pandemi Covid-19 di Indonesia. Sejumlah sektor ekonomi sudah menyiapkan pedoman hidup berdampingan dengan Covid-19 ini.
Menanggapi persiapan menuju new normal ini, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyampaikan optimismenya. Menurut Wakil Ketua Umum Kadin, Shinta Kamdani, transisi new normal ini bisa meningkatkan kegiatan ekonomi dibandingkan kondisi ekonomi pada 1-2 bulan terakhir.
Baca juga: Ke Pasar Mitra Tani Maluku, Mentan SYL Jamin Pasokan Pangan Aman
“Kami optimistis transisi ke new normal akan meningkatkan kegiatan ekonomi dibanding 1-2 bulan terakhir. Ini yang terefleksi pada pasar saham dan nilai tukar,” ujarnya kepada Media Indonesia, Sabtu (30/5) siang.
Lebih lanjut, Shinta menjelaskan, new normal secara nasional bila sukses diberlakukan akan meningkatkan kegiatan ekonomi dalam jangka pendek. Dalam beberapa pekan pertama new normal, peningkatan ekonomi diprediksi akan pulih secara bertahap. Sesuai dengan transisi relaksasi pembatasan pergerakan orang dan mekanisme kontrol terhadap pandeminya.
“Selanjutnya dalam 1-2 bulan pasca new normal selesai, kita bisa lihat kinerja ekonomi secara bertahap pulih lebih tergantung kondisi pasar global & confidence investor terhadap iklim usaha nasional. Karena itu kita tetap harus bekerja keras untuk memperbaiki iklim usaha nasional agar pemulihan ekonomi nasional bisa terjadi dengan lebih solid dan lebih cepat pada new normal,” paparnya.
Namun, ia pun menggarisbawahi pemulihan ekonomi hingga ke level normal seperti sebelum krisis pandemi ini terjadi memang membutuhkan waktu yang lebih lambat. Hal ini sangat bergantung pada bagaimana pemulihan confidence pasar untuk melakukan kegiatan ekonomi/konsumsi non-esensial/non-primer dan bagaimana confidence investor untuk melakukan kegiatan investasi di Indonesia pasca new normal akan terjadi.
Apabila kedua faktor ini memiliki level confidence yang lemah di level global dan nasional untuk waktu yang relatif lama, misalnya lebih dari 1 tahun. Maka kondisi ekonomi nasional kemungkinan tidak akan pulih 100% ke level sebelum pandemi.
Baca juga: 89 Proyek Penggerak Ekonomi
Ini yang terjadi dengan Tiongkok saat ini ketika sudah menerapkan new normal sehingga kemungkinan besar menurutnya Indonesia akan mengalami hal yang sama.
“Karena damage (kerusakan) ekonomi yang terjadi sepanjang pandemi ini cukup besar di Indonesia, kita akan butuh waktu relatif lama untuk recover/rebound hingga ke level kinerja ekonomi sebelum pandemi. Paling cepat akan butuh waktu 1 tahun atau bisa lebih lama,” pungkasnya. (OL-6)
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai berupaya melemahkan Indonesia dan menghambat langkah bangsa.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
JAGA Pemilu khawatir pelanggaran dalam pemilihan umum (pemilu) menjadi kebiasaan yang diwajarkan alis ‘new normal’di masa depan.
Konsekuensi daerah yang telah ditetapkan berada di level 1 berarti kegiatan masyarakat bisa dikatakan dapat beroperasi normal dengan kapasitas maksimal 100% di berbagai sektor.
Rumah mengangkat konsep Tropical Modern ramah lingkungan dan didesain untuk menjawab kebutuhan hunian di era new normal.
Kebijakan pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka, diharapkan tidak menimbulkan euforia berlebihan yang berakibat abai terhadap protokol kesehatan yang masih harus diterapkan.
Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan mobilitas masyarakat terus mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir dan menjadi yang tertinggi selama masa pandemi covid-19.
SAAT ini kita tengah memasuki masa pra kondisi menuju transisi pandemi menjadi endemi. Secara gradual, pembatasan sosial memang sudah dilonggarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved